Filipina Tuding Tiongkok Rusak Terumbu Karang

MI/AFP/I-2
14/4/2015 00:00
Filipina Tuding Tiongkok Rusak Terumbu Karang
(Illustration AP)
TIONGKOK telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luas di Laut China Selatan seiring dengan dilakukannya pembangunan konstruksi pulau buatan di wilayah terumbu karang yang disengketakan. "Pekerjaan konstruksi tersebut telah menghancurkan sekitar 300 hektare terumbu karang dan mengakibatkan kerugian yang mencapai US$100 juta bagi negara-negara pesisir," ujar juru bicara Menteri Luar Negeri Filipina, Charles Jose. Jose juga mengatakan kegiatan yang dilakukan Tiongkok telah menyebabkan kerusakan permanen dan merusak keanekaragaman hayati serta keseimbangan ekologi Laut China Selatan.

Dia kemudian menuduh Tiongkok sejak 2012 telah menggunakan metode pemancingan yang berbahaya bagi lingkungan hidup di Scarborough Shoal, wilayah yang kaya biota laut. Foto satelit dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), yang dirilis pekan lalu, menunjukkan armada kapal Tiongkok tengah melakukan pengerukan pasir di Mischief Reef, sebuah wilayah yang diklaim menjadi teritorium Filipina. "Reklamasi yang dilakukan oleh Tiongkok akan mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan," lanjut Jose. "Kami meminta Tiongkok menghentikan kegiatan reklamasi dan bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan.

"Presiden AS Barack Obama juga mengkritik Tiongkok yang menggunakan segala cara untuk menegakkan klaim teritorium mereka. Filipina merupakan sekutu militer AS. Pada kunjungannya ke Manila tahun lalu, Obama mengatakan AS memiliki komitmen yang kuat untuk membela Filipina. Selain Filipina dan Tiongkok, negara-negara seperti Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan juga bersaing untuk memperebutkan Laut China Selatan yang merupakan jalur pelayaran penting dan diyakini memiliki cadangan minyak dan gas yang banyak.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya