Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MARK Esper disumpah sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Selasa (23/7), setelah mendapat dukungan dari Senat. Esper akan mengisi kekosongan di Pentagon saat Washington menghadapi tekanan berat seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran dan upaya untuk mengakhiri perang di Afghanistan.
Menteri Pertahanan kedua di masa pemerintahan Presiden Donald Trump itu menjabat hampir tujuh bulan setelah Jim Mattis mengundurkan diri. Mantan marinir AS itu mengudnurkan diri setelah berselisih dengan Trump terkait kebijakan di Timur Tengah dan Afghanistan.
Sebanyak dua orang sempat menjadi penjabat menteri pertahanan pada tahun ini, termasuk Patrick Shanahan, yang menjabat selama enam bulan namun mengundurkan diri karena alasan keluarga pada Juni dan menolak saat dicalonkan sebagai menteri pertahanan permanen.
Esper terpilih dengan mudah di Senat AS setelah meraih dukungan 90 melawan 8 dalam voting.
Baca juga: Amerika Dilanda Cuaca Panas Ekstrem
Pada Selasa (23/7), Esper diambil sumpahnya dalam sebuah upacara di Oval Office yang dihadiri oleh Senator dari Partai Republik dan Trump.
"Tidak ada orang lain yang lebih layak memimpin Departemen Pertahanan," ujar Trump.
Ketua Senat AS Mitch McConnell memuji Esper yang sempat menjabat selama dua tahun sebagai Komandan Angkatan Darat AS sebagai nominasi yang paling layak.
"Dunia ini penuh dengan ancaman terhadap AS, sekutu kami, dan kepentingan kami. Karenanya, memiliki seorang menteri pertahanan, terlebih yang sangat layak, adalah hal yang penting," tegas McConnell. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved