Qatar Alokasikan US$ 480 Juta Untuk Bantu Palestina

Tesa Oktiana Surbakti
07/5/2019 16:50
Qatar Alokasikan US$ 480 Juta Untuk Bantu Palestina
Sebuah bangunan yang hancur saat serangan udara Israel di Kota Gaza.(MAHMUD HAMS / AFP)

PEMERINTAH Qatar mengalokasikan anggaran sebesar US$ 480 juta untuk membantu Palestina yang kekurangan suplai uang tunai. Selain mendukung layanan pendidikan dan kesehatan, dana tersebut juga dipakai untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mendesak.

Pemerintahan Palestina yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas, tengah bergejolak loantaran dua sumber utama pendapatan negara terpangkas. Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk mengakhiri semua bantuan bilateral, sebagai respons putusnya hubungan dengan Palestina. Apalagi Washington mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel pada 2017.

Baca juga: Manajer Tim Bisbol Red Sox Tolak Undangan Gedung Putih

Di lain sisi, perselisihan dengan Israel menyebabkan penghentian pungutan bea cukai yang dikenakan pada komoditas dengan tujuan pasar Palestina.

"Qatar mengalokasikan anggaran US$ 300 juta dalam bentuk hibah dan pinjaman untuk mendukung layanan kesehatan dan pendidikan yang dikelola otoritas Palestina," bunyi laporan kantor berita Qatar.

Selain itu, Doha juga menambahkan anggaran sebesar US$ 180 juta dalam bentuk bantuan kemanusiaan darurat, sekaligus mendukung program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Palestina. Pun, bantuan akan menyasar sektor ketenagalistrikan guna memastikan aliran listrik tidak terganggu.

Pada Februari lalu, Israel memutuskan untuk memangkas US$ 10 juta dari penerimaan bea cukai, yang biasanya ditransfer ke Palestina. Besaran itu sesuai dengan jumlah yang dibayarkan kepada keluarga tahanan atau langsung ke tahanan, yang menjalani hukuman di penjara Israel.

Baca juga: Jokowi Unggul Tiga Kali Lipat dari Prabowo di Penang

Palestina memberikan tanggapan dengan menolak bantuan apapun di mana terjadi pengurangan sepihak. Israel memandang ganjaran kepada mereka yang melakukan serangan terhadap Israel, telah mendorong kekerasan lebih lanjut. Di lain sisi, masyarakat Palestina menganggap tahanan yang dipenjara Israel adalah pahlawan nasional.

Qatar, negeri kaya minyak dan gas, merupakan donor bantuan utama bagi Palestina. Baik untuk pemerintahan Palestina yang berbasis di Tepi Barat, maupun kepada administrasi kelompok Islam Hamas di Gaza. (AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya