Warga Sambut Baik Bantuan RI

I-1
09/4/2015 00:00
Warga Sambut Baik Bantuan RI
(MI/DONNY ANDHIKA)
TIM Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia sempat mengalami situasi tidak kondusif setelah menyerahkan bantuan kepada pemerintah Vanuatu. Stiker pada dua mobil sewaan tim dirobek dan pengemudi yang mengantar rombongan kabur karena diancam.

"Yang terjadi pada tim tidak bisa dikatakan sebagai teror. Ini lebih saya lihat sebagai tindakan untuk menunjukkan ketidaksenangan dengan kehadiran RI," kata Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Nadjib Riphat Kesoema, kemarin, sebagaimana dilaporkan wartawan Media Indonesia, Donny Andhika, dari Port Vila, Vanuatu.

Itu, lanjut Nadjib, bertentangan dengan sikap pemerintah Vanuatu dan mayoritas warga yang menyambut baik bantuan RI.

Bagi Jojo Jackson, 27, misalnya, bantuan tenda, obat-obatan, tempat tidur lipat, dan makanan sangat membantu warga. "Kalian memberikan sangat banyak uang untuk kami (Vanuatu). Itu akan sangat berguna," kata pria yang bekerja di sebuah bar di Port Vila itu.

Ketua Komite Unifikasi Papua Barat di Vanuatu Allan Nafuki juga berterima kasih kepada pemerintah RI yang menurut dia menunjukkan rasa persaudaraan.

Bantuan RI untuk Vanuatu didistribusikan melalui National Disaster Management Office Vanuatu. Total bantuan kemanusiaan RI untuk Vanuatu bernilai US$2 juta.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya