Rusia Kecam Penangkapan Pendiri Wikileaks

Tesa Oktiana Surbakti
11/4/2019 19:40
Rusia Kecam Penangkapan Pendiri Wikileaks
Timeline pada pendiri WikiLeaks, Julian Assange, ditangkap oleh polisi Inggris pada 11 April(AFP)

RUSIA mengecam penahanan pendiri Wikileaks, Julian Assange, yang dilakukan otoritas Inggris. Langkah itu dinilai bertentangan dengan kebebasan dalam demokrasi. Inggris pun didesak untuk menghormati hak-hak yang dimiliki Assange.

"Tangan "demokrasi" telah mencekik kebebasan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, melalui akun Facebook-nya.

Baca juga: Keluarga Korban Sandera di Filipina: Terima Kasih Pak Jokowi

Pernyataan itu muncul tak lama setelah kepolisian Inggris menangkap Assange di gedung kedutaan Ekuador di London. Adapun Juru bicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov, menekankan urgensi untuk menghormati hak-hak pendiri Wikileaks.

Disinggung apakah Rusia akan memberikan suaka kepada Assange, Peskov enggan memberikan komentar lebih lanjut. "Yang jelas kami berharap semua hak Assange dihormati," tegas Peskov kepada wartawan.

Kepolisian Inggris menahan Assange, setelah suakanya ditarik. Assange tinggal di kedutaan sejak 2012 lalu, demi mendapatkan perlindungan. (AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya