Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) dipandang sebagai mitra strategis yang mendukung kesatuan dan sentralitas kawasan ASEAN. Hal tersebut berperan penting dalam menjaga postur arsitektur regional di kawasan, termasuk proses pengembangan konsep Indo-Pasifik ASEAN yang terbuka dan inklusif.
"Posisi AS patut kita apresiasi dan tindak lanjuti dengan kerja sama konkret. Apalagi konsep Indo-Paifik ASEAN terwujud tahun ini," ujar Direktur Jenderal Kerja sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Jose Tavares, dalam pertemuan ASEAN-US Dialogue di Washington D.C, sebagaimana diinfokan keterangan resmi, Kamis (29/3).
Baca juga: Akan Jadi Presiden DK PBB, Indonesia Pilih Tema Peacekeeping
Ketua Delegasi AS, Patrick Murphy, menyambut baik pernyataan Indonesia. “Kami akan terus berperan aktif dalam berbagai mekanisme ASEAN, seperti East Asia Summit dan ASEAN Regional Forum. Kami sepenuhnya mendukung konsep Indo-Pasifik ASEAN yang terbuka, transparan, dan inklusif dengan ASEAN sebagai sentralnya," tutur Patrick.
Lebih lanjut, AS juga mengapresiasi penyelenggaraan High-Level Dialogue (HLD) on Indo-Pacific Cooperation di Jakarta pada 20 Maret 2019 lalu. Menurut pengamatan Patrick, HLD berhasil menegaskan banyaknya kesamaan prinsip dan elemen dari konsep Indo-Pasifik yang diusung AS dan ASEAN. Isu terorisme dan aksi kekerasan ekstrim juga menjadi salah satu sorotan dalam pertemuan.
“Ada ancaman terorisme dan kekerasan ekstrim yang masih terjadi di sekitar kita. Peristiwa tragis di Christchurch, Selandia Baru dan Utrecht, Belanda serta di Indonesia, menunjukkan berbagai komunitas masih memiliki bibit-bibit ekstrimisme yang harus dicegah. Untuk mengatasinya, tidak ada jalan selain memperkuat kerja sama antar negara," imbuh Jose.
Dalam kaitan tersebut, peserta pertemuan menyepakati penguatan kolaborasi bidang capacity building dan sharing of intelligence information antar aparat keamanan. Selain itu, Indonesia juga menggarisbawahi peran strategis pemuda sebagai “Peace Ambassadors” yang menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan anti-kekerasan.
The 32nd ASEAN-U.S. Dialogue merupakan pertemuan tahunan Tingkat Pejabat Tinggi antara ASEAN dan AS. Pertemuan dipimpin bersama oleh AS dan Laos (sebagai country coordinator kerja sama ASEAN-AS) serta dihadiri delegasi negara ASEAN dan AS, serta Sekretariat ASEAN.
Pertemuan membahas berbagai hal yang menjadi kepentingan bersama diantaranya isu-isu regional dan internasional, serta perkembangan dan arah kedepan kerja sama ASEAN-AS, termasuk di bidang maritim, cyber security, terorisme, perdagangan dan investasi, penanganan bencana, pendidikan, generasi muda dan perempuan.
Baca juga: Filipina Tangkap Jurnalis Kritikus Duterte
Kerja sama ASEAN-AS telah dimulai semenjak tahun 1972. AS secara resmi menjadi Mitra Wicara (Dialogue Partner) ASEAN pada tahun 1977 dan saat ini berada pada level Kemitraan Strategis semenjak tahun 2015. Dalam perjalanannya, kerja sama ASEAN dan AS berkembang progresif.
Hal ini tercermin dari telah dilaksanakannya seluruh langkah aksi pada ASEAN-US Plan of Action 2016-2020 yang mencakup bidang politik dan keamanan, ekonomi, serta sosial budaya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved