Jaringan Listrik Mulai Pulih, Maduro Lakukan Restrukturisasi

Tesa Oktiana Surbakti
18/3/2019 13:50
Jaringan Listrik Mulai Pulih, Maduro Lakukan Restrukturisasi
(Erika SANTELICES / AFP)

PRESIDEN Venezuela, Nicolas Maduro, tengah merencanakan restrukturisasi mendalam pemerintahannya. Hal itu diungkapkan Wakil Presiden, Delcy Rodriguez, ketika krisis energi listrik Venezuela perlahan pulih di tengah perebutan kekuasan dengan oposisi.

"Presiden @NicolasMaduro meminta seluruh kabinet eksekutif untuk meninjau ulang kinerja mereka, sebagai upaya restrukturisasi mendalam. Langkah ini untuk melindungi tanah air Bolivar dan Chavez dari ancaman apapun," bunyi cuitan Rodriguez dalam akun Twitter-nya, merujuk kepemimpinan Simon Bolivar dan mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Baca juga: Polisi Australia Geledah Dua Rumah Terkait Serangan Selandia Baru

Kemungkinan terjadi perombakan kabinet setelah negara anggota OPEC dilanda pemadaman listrik selama sepekan. Vezuela mengalami krisis ekonomi berkepanjangan yang ditandai hiperinflasi, termasuk kekurangan suplai pangan dan obat-obatan. Situasi krisis mendorong gelombang migrasi jutaan warga Venezuela.

Maduro menuding AS beserta oposisi domestik melakukan serangan siber dan sabotase yang menyebabkan krisis energi listrik. Namun, ahli energi setempat menilai faktor penyebab pemadamanan listrik massal bersumber dari minimnya pemeliharaan pembangkit dan jaringan listrik negara.

Kubu oposisi yang dipimpin Juan Guaido, telah mendeklarasikan diri sebagai presiden interim. Langkah itu menambah tantangan kepemimpinan Maduro, yang disinyalir melakukan kecurangan dalam pemilihan umum (pemilu) 2015. Sebagian besar negara Barat termasuk AS, mengakui Guaido sebagai pemimpin Venezuela yang sah.

Baca juga: Sikap Fanatik yang Melewati Batas Berbahaya

Sejak menjabat 2013 lalu, Maduro berulang kali merombak anggota kabinetnya. Dia bahkan melantik sejumlah anggota militer untuk memimpin kementerian perminyakan, kementerian dalam negeri dan kementerian tenaga listrik.

Dalam kunjungan kerja ke pembangkit listrik di negara bagian Bolivar selatan, Maduro berjanji melakukan restrukturisasi perusahaan listrik negara, Corpoelec. Dia pun berencana membentuk unit khusus dari angkatan bersenjata, yang bertujuan melindungi infrastruktur utama dari serangan siber. (Channelnewsasia/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya