Jin Liqun,Calon Kuat Pemimpin AIIB

MI
07/4/2015 00:00
Jin Liqun,Calon Kuat Pemimpin AIIB
()
ADA satu nama yang digadang-gadang bakal mengepalai Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang diinisiasi Tiongkok, yakni Jin Liqun, 66, salah satu ekonom top di 'Negeri Tirai Bambu'.

Jin Liqun lahir pada 1949 di Provinsi Zhejiang. Dia mengantongi gelar master dari Beijing Foreign Studies University dan mengambil Economics Graduate Program di Boston University, Amerika Serikat (AS).

Jin juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang canggih. Pada akhir 1970-an, dia menerima pekerjaan menerjemahkan lima bab novel The Tree of Man karya novelis Australia Patrick White yang memenangi Hadiah Nobel 1973, dari bahasa Inggris ke bahasa Mandarin.

Tidak lama berselang, Jin berangkat ke Washington, AS, untuk mempelajari keuangan dunia di institusi Bank Dunia. Dia juga pernah menjabat sebagai direktur jenderal Departemen Bank Dunia di kementerian perekonomian Tiongkok, lalu menjabat wakil menteri perekonomian.

Pada Agustus 2003, Jin menjadi wakil presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) dan menjabat hingga 2008. Setelah itu, ia dipercaya menjadi ketua dewan penyelia perusahaan investasi Central Huijin dan perusahaan induknya, China Investment Corporation. Jin memegang peran penting dalam perkembangan perusahaan.

Pada Mei 2013, Jin diangkat menjadi pemimpin China International Capital Corporation Limited, yakni bank investasi joint-venture pertama di Tiongkok yang dibentuk Morgan Stanley, perusahaan finansial multinasional yang berpusat di AS dan Bank Konstruksi Tiongkok.

Jabatan tersebut harus dia lepas seiring dengan penunjukan dirinya sebagai sekretaris jenderal sementara AIIB pada Oktober 2014, bersamaan dengan pembentukan AIIB untuk pertama kalinya.

Beberapa sumber berpendapat, dengan pengetahuan, pengalaman, serta cara berpikirnya, Jin dinilai akan mampu menggerakkan AIIB dengan sudut pandang dan cara yang berbeda dengan bank-bank dari Eropa dan AS.

Menteri Perekonomian Tiongkok juga telah menyatakan bahwa AIIB akan bermarkas di Beijing. Ditunjuknya Beijing sebagai kantor utama sekaligus mengisyaratkan bahwa Jin yang saat ini menjabat sebagai sekretaris jenderal sementara AIIB akan mengepalai bank yang jadwalnya beroperasi pada akhir 2015 tersebut. (Wantchinatime.com/Pra/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya