Masuk Kandang Jaguar untuk Selfie, Perempuan AS Diterkam

Arpan Rahman
12/3/2019 08:58
Masuk Kandang Jaguar untuk Selfie, Perempuan AS Diterkam
Seorang perempuan yang terluka akibat diserang seekor jaguar di Arizona, Amerika Serikat(CBS 5 News/Medcom)

SEEKOR jaguar menerkam seorang perempuan yang menyeberangi batas penghalang untuk berdiri lebih dekat ke kandang binatang itu guna mengambil swafoto.

Perempuan berusia 30-an itu diserang sekitar pukul 18:45 waktu setempat Sabtu (9/3) di Kebun Binatang Wildlife World Zoo di Litchfield Park, Arizona, Amerika Serikat. Akibatnya, perempuan itu terluka dalam pada lengannya, CBS 5 News melaporkan.

Korban dibawa ke rumah sakit setempat dan diperkirakan segera sembuh. Pengelola kebun binatang itu mengatakan si perempuan telah menyeberangi penghalang untuk mendapatkan gambar ketika binatang itu menyerang.

"Pengunjung mengalami luka-luka yang tidak mengancam jiwa di lengan dari salah satu jaguar betina kami. Atas permintaan keluarga, paramedis dipanggil," kata kebun binatang dalam sebuah pernyataan. "Itu bukan waktu binatang tersebut keluar dari kandangnya."

“Insiden itu sedang diselidiki,” kata pihak kebun binatang.

Baca juga: Perempuan Slovenia Potong Tangan Agar Dapat Klaim Asuransi

Ini bukan pertama kalinya jaguar menyerang pengunjung yang melewati palang pembatas di kebon binatang itu, kata direktur kebun binatang Mickey Ollson.

"Tidak ada cara untuk mencegah orang melewati rintangan," kata Ollson.

"Itu kadang-kadang terjadi. Dan kita menempatkan penghalang besar di sana dan jika orang melewatinya, mereka bisa mendapat masalah," cetusnya, seperti dikutip dari laman UPI, Selasa 12 Maret 2019.

The Humane Society of United States mengatakan orang terkadang mendapatkan kesan yang keliru bahwa hewan di kebun binatang jinak dan dapat didekati.

"Melontarkan ukuran penilaian buruk, dan insiden seperti ini pasti akan terjadi," kata CEO dan Presiden Humane Society Kitty Block dalam sebuah pernyataan kepada UPI setelah serangan itu.

"Kami mendesak peserta pameran komunitas zoologi untuk menetapkan standar yang lebih tinggi demi melindungi orang dan menghormati satwa liar dari jarak yang aman dengan menghilangkan peluang kontak publik dengan satwa liar dari semua spesies," imbuhnya.

Setelah kejadian itu, kebun binatang menerima beberapa pertanyaan yang mengkhawatirkan tentang apa yang akan terjadi pada hewan tersebut, dan kebun binatang meyakinkan mereka bahwa binatang itu tidak akan disuntik mati.

"Kami bisa berjanji tidak akan terjadi apa-apa dengan jaguar kami," kata kebun binatang itu dalam tweet. "Dia adalah binatang buas dan ada penghalang yang layak di tempat untuk menjaga pengunjung kita aman -- bukan kesalahan hewan liar ketika penghalang disingkapkan." (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya