Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG anak laki-laki Palestina berusia 15 tahun dibunuh tentara Israel, Rabu waktu setempat. Peristiwa itu terjadi dalam aksi protes dekat tembok perbatasan Israel di timur Jalur Gaza.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, mengatakan remaja itu teridentifkasi sebagai Saif al-din Abu Zeid. Kepalanya ditembak seorang penembak jitu dari Israel sekitar wilayah timur yang dikepung.
Selain itu, enam pengunjuk rasa diketahui terluka akibat serangan pasukan Israel. Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Shifa. Sejak Februari lalu, para pemuda Palestina menggencarkan aksi malam dengan berkumpul di wilayah perbatasan Israel.
Puluhan ribu warga Palestina berpartisipasi dalam aksi protes. Tuntutannya ialah agar warga Palestina diizinkan kembali ke tanah milik keluarga yang dibersihkan paramiliter Zionis pada 1948. Mereka juga menuntut berakhirnya blokade Israel di Jalur Gaza yang berlangsung selama 12 tahun. Tindakan itu telah menghancurkan ekonomi daerah kantong pesisir, serta menghancurkan kehidupan dua juta penduduk.
Pada akhir Februari, penyelidik PBB menyatakan terdapat bukti yang menunjukkan kejahatan kemanusiaan oleh pasukan keamanan Israel. Kejahatan yang dimaksud mencakup penembakan, penyiksaan, dan pembunuhan warga Palestina dalam protes besar-besaran tahun lalu.
Komisi Penyelidikan PBB yang terdiri atas para ahli hak asasi manusia (HAM) independen, mencatat 189 warga Palestina tewas terbunuh, sedangkan korban luka mencapai 9.000 orang. Perhitungan lain menyebut jumlah korban jiwa sekitar 260 orang dan korban luka lebih dari 26.000 orang.
Laporan PBB juga menyebut satu orang tentara Israel tewas dibunuh penembak jitu Palestina.
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menepis laporan PBB. Dia menekankan laporan itu merupakan catatan baru kebohongan. "Karena adanya kebencian yang berlebihan terhadap Israel. Satu-satunya demokrasi di Timur Tengah," tukas Netanyahu.
Pada Kamis pagi, sejumlah pesawat tempur Israel melancarkan serangan di sekitar pelabuhan baru Khan Younis di wilayah selatan Jalur Gaza. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa ataupun luka-luka. (Aljazeera/Tes/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved