India Tembak Jatuh Drone Pakistan

(AFP/Tes/I-1)
06/3/2019 06:40
 India Tembak Jatuh Drone Pakistan
(ilus AFP)

ANGKATAN Udara India menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak milik militer Pakistan yang melewati wilayah perbatasan, pada Senin waktu setempat. Hal itu dilaporkan sejumlah media India di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Pesawat perang Sukhoi-30 milik India menjatuhkan pesawat tak berawak (UAV), dengan tembakan rudal di wilayah udara dekat Bikaner, negara bagian Rajashtan, India utara. Wilayah tersebut tidak jauh dari perbatasan Pakistan. Demikian bunyi laporan yang mengutip sumber anonim.

Itu merupakan upaya kedua Pakistan untuk mengirim pesawat tanpa awak ke wilayah India, dalam enam hari terakhir. Kantor berita Press Trust of India (PTI) menyebut satu pesawat UAV sebelumnya ditembak jatuh pada 27 Februari lalu. Sejauh ini, belum ada komentar dari kedua belah pihak.

Pekan lalu, negara tetangga Asia bersenjata nuklir mengalami kebuntuan paling serius dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dimulai setelah insiden bom bunuh diri di Kashmir teritorial India, yang menewaskan 40 paramiliter India.

Sebuah kelompok militan yang berbasis di Pakistan, mengklaim bertanggung jawab atas ledakan pada 14 Februari. Selang 12 hari kemudian, jet India menjatuhkan bom ke wilayah kamp pelatihan teroris yang berbasis di Pakistan.

Hari berikutnya pesawat Pakistan memasuki wilayah udara India. Pesawat jet kedua negara terlibat dalam pertempuran udara. Setidaknya satu pesawat India ditembak jatuh, dan pilotnya berhasil ditahan pihak Pakistan.

Pilot tersebut akhirnya dibebaskan kembali ke India pada Jumat lalu. Perdana Menteri (PM) Pakistan menyatakan langkah tersebut merupakan gerakan damai untuk meredakan ketegangan, sekaligus kekhawatiran internasional.

Kedua belah pihak masih saja menembakkan artileri dan mortir di wilayah perbatasan de facto Kashmir, yang menewaskan sejumlah warga sipil dari kedua negara.

Serangan berlanjut pada Senin waktu setempat meski tidak ada korban jiwa. Pada Sabtu lalu, seorang tentara Pakistan yang tewas, dimakamkan dengan upacara kehormatan militer.

Pasukan India juga telah menangkap ratusan pemimpin separatis dan aktivis di Kashmir. Mereka terlibat dalam pertempuran senjata mematikan dengan gerilyawan di wilayah itu.

Sejak kemerdekaan pada 1947, Kashmir menjadi wilayah yang diperebutkan India dan Pakistan. Kedua negara terlibat perang sebanyak tiga kali.

Aksi pemberontakan bersenjata di Kashmir, yang dituding India mendapat dukungan dari Pakistan, menewaskan puluhan ribu orang sejak 1980-an. Mayoritas korban jiwa warga sipil.

"Militer India sudah menunjukkan keberanian dan kekuatan," pungkas PM India Narendra Modi. (AFP/Tes/I-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya