Guaido Segera Pulang meski Berisiko Ditangkap

MI
04/3/2019 00:40
Guaido Segera Pulang meski Berisiko Ditangkap
(AFP/RODRIGO BUENDIA)

PEMIMPIN oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan akan kembali ke Venezuela setelah mengunjungi Ekuador.

Dia juga menyerukan akan menggelar protes terbaru terhadap Presiden Nicolas Maduro yang melarangnya bepergian ke luar negeri, pekan depan. Guaido telah menghabiskan beberapa hari terakhir dalam tur ke negara-negara Amerika Latin untuk mengumpulkan dukungan bagi kampanyenya membentuk pemerintahan transisi dan mengusir Maduro. Maduro disebutnya sebagai perampas kekuasaan tidak sah.

Dia telah mengunjungi Brasil, Argentina, dan Paraguay setelah meninggalkan Venezuela, pekan lalu, lewat Kolombia. Di Kolombia, dia mengoordinasikan upaya untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke negaranya, meskipun pasukan yang setia kepada Maduro memblokir konvoi truk bantuan.

“Mengenai langkah selanjutnya untuk Venezuela, saya mengumumkan kepulangan saya dari Ekuador,” kata Guaido pada konferensi pers di kota pesisir Salinas bersama Presiden Ekuador Lenin Moreno.

Guaido tidak mengatakan kapan tepatnya atau bagaimana dia akan kembali ke Venezuela. Dia diperkirakan akan meninggalkan Ekuador pada pukul 09.30 pagi waktu setempat (22.30 WIB), Minggu (3/3), sesuai jadwal kunjungannya ke pemerintah Ekuador. 

‘Saya mengumumkan kepu langan saya ke negara itu dan saya menyerukan mobilisasi di semua wilayah nasional,’ tulis Guaido di Twitter.

Kembalinya dia akan membuka kemungkinan ditangkap pemerintah Venezuela. Mahkamah Agung telah memberlakukan larangan perjalanan kepadanya setelah pada 23 Januari dia menobatkan diri sebagai presiden sementara, yang oleh sebagian besar negaranegara Barat dianggap sah.

Pekan lalu, Maduro mengatakan, pemimpin oposisi harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya. “Dia bisa datang dan pergi, (tetapi) dia harus menghadapi keadilan, dan keadilan melarang (dia) meninggalkan negara itu. Saya akan menghormati hukum,” kata Maduro kepada ABC News.

“Tidak ada yang berkuasa di atas hukum. Dalam kasus ini, Guaido harus menjawab di hadapan hakim dan tidak di hadapan Nicolas Maduro.” (Aljazeera/Yan/I-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya