Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GENCATAN senjata India-Pakistan patah karena jatuhnya korban dari sipil dan tentara dalam pertempuran terbaru.
India dan Pakistan telah melanggar gencatan senjata di sepanjang garis kontrol di wilayah yang di sengketakan, Kashmir. Kontak senjata terbaru pada Jumat (1/3) malam itu menewaskan sedikitnya enam warga sipil dan dua tentara Pakistan.
Meskipun ketegangan antara dua negara bersenjata nuklir itu segera mereda, seorang menteri Kabinet Pakistan mengatakan layanan kereta api utama antara kedua negara baru akan dilanjutkan pada Senin (4/3).
Ketegangan telah meningkat sejak pesawat India melintas ke Pakistan pada Selasa pekan lalu dan melakukan serangan terhadap gerilyawan yang dipersalahkan atas pengeboman bunuh diri 14 Februari di Kashmir yang dikuasai India. Serangan itu menewaskan 40 tentara India.
Pakistan kemudian membalas dengan menembak jatuh sebuah jet tempur pada Rabu keesokan harinya dan menahan pilotnya. Pilot tersebut kemudian dikembalikan ke India pada Jumat (1/3) dengan tujuan berdamai. Pertempuran kembali terjadi pada Jumat (1/3) malam. Militer Pakistan mengatakan, dua tentaranya tewas saat baku tembak dengan pasukan India di dekat garis kontrol yang memecah Kashmir.
Ini menandai kematian pertama bagi pasukan Pakistan sejak Rabu (27/2). Sementara itu, polisi India mengatakan, dua saudara kandung dan ibu mereka tewas di Kashmir yang dikuasai India setelah sebuah peluru yang ditembakkan tentara Pakistan menghantam rumah mereka di wilayah Poonch dekat garis kontrol. Ayah anak-anak itu terluka parah.
Di Kashmir yang dikuasai Pakistan, pejabat pemerintah Umar Azam mengatakan, pasukan India dengan senjata berat tanpa pandang bulu menargetkan penduduk desa di sepanjang garis kontrol. Tembakan membabi buta itu membunuh seorang anak laki-laki dan melukai tiga orang lainnya.
Dia mengatakan beberapa rumah juga dihancurkan oleh penembakan India. Setelah jeda yang berlangsung beberapa jam seusai penembakan, penembakan senjata kecil berlanjut pada Sabtu (2/3).
Mencegah perang
Para pemimpin dunia telah berjuang untuk mencegah perang habis-habisan antara India dan Pakistan. Para rival itu telah berperang dua dari tiga perang mereka di Kashmir sejak kemerdekaan dari kekuasaan Inggris pada 1947.
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan pada Sabtu (2/3) bahwa Rusia telah menawarkan diri menjadi mediator untuk meredakan ketegangan. Dia mengatakan Pakistan siap menerima tawaran itu, tetapi dia tidak tahu apakah India akan setuju. Dia menambahkan seorang diplomat top Saudi akan segera mengunjungi Pakistan dan India.
Para pejabat Pakistan mengatakan Tiongkok diperkirakan akan mengirim utusan ke Pakistan dan India minggu ini. Kekerasan saat ini menandai eskalasi paling serius dari konflik yang lama membara sejak 1999. Saat itu militer Pakistan mengirim pasukan darat ke Kashmir yang dikuasai India.
Pada tahun itu juga sebuah jet tempur India menembak jatuh sebuah pesawat angkatan laut Pakistan dan menewaskan semua 16 penumpang. Menteri Kereta Api Pakistan, Sheikh Rashid Ahmed, mengatakan bahwa layanan kereta ekspres Samjhauta yang menghubungkan Kota Lahore, Pakistan, dengan kota perbatasan India, Atari, akan dilanjutkan pada Senin (4/3). Layanan itu ditangguhkan oto ritas Pakistan minggu ini. (ABCNews/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved