Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Selandia Baru mendesak pemerintah mereka agar lebih dekat dengan Indonesia.
Hal itu terungkap dalam pertemuan tahunan New Zealand Indonesia Association (NZIA) atau Perhimpunan Persahabatan Selandia Baru-Indonesia di Wellington, Selandia Baru.
Dalam pertemuan itu, mencuat hal yang menarik saat sejumlah anggota senior menyentil perwakilan pemerintahan mereka yang turut hadir di acara tersebut.
Mereka menanyakan tentang program konkret apa saja yang telah direncanakan dan telah dijalankan sehubungan dengan penguatan hubungan bilateral dengan Indonesia.
Dialog yang berlangsung serius tapi santai tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan di Ruang Bali, KBRI Wellington. Turut hadir memberikan pidato pembukaan, yakni Duta Besar (Dubes) Tantowi Yahya.
Pada kesempatan itu, Tantowi mengapresiasi kiprah NZIA selama 55 tahun dalam mempererat hubungan people to people contact. Dalam pidatonya di hadapan para anggota serta tamu kehormatan, seperti anggota parlemen Marja Lubeck, Dubes Tantowi mendukung usulan NZIA untuk memasukkan bahasa Indonesia ke dalam kurikulum sekolah dan perguruan tinggi.
"Mungkin tidak secara nasional, tapi minimal ada sekolah atau kampus yang mengajarkan bahasa Indonesia," ujarnya. Saat ini, KBRI Wellington bekerja sama dengan para relawan dari komunitas Warung Kopi membuka kursus bahasa Indonesia secara gratis.
Sejauh ini, jumlah peminatnya selalu bertambah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa minat orang Selandia Baru untuk mengenal Indonesia melalui bahasa cukup tinggi.
Sementara itu, Ketua NZIA, Bill Russell, dalam pidatonya menyampaikan kerisauan tentang berkurangnya jatah beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk perguruan tinggi di Selandia Baru yang kini hanya tinggal fakultas hukum di Victoria University Wellington.
Menurutnya, Selandia Baru memiliki banyak keunggulan dalam bidang pendidikan, terutama di bidang studi, seperti geothermal, peternakan, pertanian, eco tourism, dan industri kreatif.
Dengan begitu, lanjut Bill, penentuan perguruan tinggi untuk tujuan beasiswa hendaknya tidak hanya berdasar pada yang masuk peringkat top 100. Untuk itu, dia berharap pemerintah Indonesia bisa menambah kembali kuota beasiswa LPDP ke Selandia Baru.
Pada kesempatan yang sama, Bill juga mendesak pemerintah Selandia Baru agar lebih aktif berpromosi di Indonesia. Sebagai informasi, NZIA ialah asosiasi persahabatan Selandia Baru- Indonesia tertua yang didirikan pada 1964.
Tahun lalu, asosiasi tersebut menyelenggarakan berbagai acara, seperti pameran foto dan pengumpulan dana untuk bencana alam yang terjadi di dua tempat di Indonesia, yakni Palu dan Banten.
Sebagai acara puncak, pada perhelatan itu digelar pameran batik di gedung parlemen Selandia Baru. Pameran batik yang berlangsung selama satu bulan penuh tersebut, dihadiri lebih dari 400 orang yang kebanyakan ialah anggota parlemen dan pegawai pemerintahan.
Acara yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan KBRI Wellington itu berhasil meningkatkan presensi Indonesia di Selandia Baru. (Tom/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved