Musim Panas Australia Melampaui Rekor

(AFP/Tes/I-1)
01/3/2019 04:20
Musim Panas Australia Melampaui Rekor
(ABC News: Shelley Lloyd))

AUSTRALIA mengalami musim terpanas yang memecahkan rekor periode Desember hingga Februari. Otoritas setempat memperkirakan musim gugur di wilayah selatan akan lebih kering dan lebih hangat dari biasanya.

"Setelah rekor musim panas (terjadi) pada Desember dan Januari, rasanya tidak mengejutkan bahwa musim panas bulan ini akan memecahkan rekor terpanas," tutur Andrew Watkins, manajer peramalan jangka panjang di Badan Meteorologi.

Meski ramalan tingkat suhu udara belum keluar, kemungkinan besar suhu akan melampaui rata-rata maksimum. Untuk pertama kalinya, suhu rata-rata dalam periode tiga bulan terakhir berpotensi di atas level 2 derajat Celsius (3,6 derajat Fahrenhet). Level itu merupakan rata-rata jangka panjang.

Lebih lanjut, laporan Badan Meteorologi menyatakan curah hujan cenderung di bawah normal. Namun, belum ada tanda-tanda kekeringan parah di wilayah timur dan tenggara yang menjadi lokasi lahan pertanian luas.

"Prakiraan kali ini tidak memberikan indikasi kuat bahwa akan terjadi pengembalian rata-rata curah hujan di sebagian besar wilayah sepanjang periode musim gugur," tukas Watkins.

Januari sebagai periode suhu terpanas dengan rata-rata melebihi 30 derajat Celsius untuk pertama kalinya. Watkins mengungkapkan pola cuaca di Samudra Hindia dan Pasifik berkontribusi terhadap suhu yang lebih panas dan curah hujan yang lebih rendah. Pun kondisi perubahan iklim.

Otoritas berwenang menggarisbawahi gelombang panas menyebabkan kasus kematian massal ikan di Sungai Murray-Darling, yang melintasi lima negara bagian di wilayah timur Australia.

Dampak cuaca panas selalu terjadi pada warga yang sangat rentan, terutama orang tua dan anak-anak. Sepanjang Januari, rumah sakit di Canberra menerima 70 pasien terkait cuaca panas.

Kebakaran hutan yang kerap terjadi di wilayah tenggara, juga telah menyebar jauh ke wilayah timur sepanjang Januari.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya