Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia Wilayah Federasi Rusia (ICMI Rusia) Fauzi Bustami melantik para pengurus di Moskow, Rusia, Minggu (24/2).
Selain dihadiri pengurus yang berdomisili di Ibu Kota Rusia itu, pelantikan juga diikuti pengurus dari sejumlah kota, seperti Irkutsk dan Altai, melalui panggilan video skype.
Setelah resmi dilantik dan mengucapkan sumpah, Fauzi mengajak para pengurus untuk bersama-sama mengembangkan ICMI Rusia.
"Dengan dibacanya sumpah dan ikrar ini, sejak saat ini, kita memiliki hak dan kewajiban sebagai pengurus dan mari kita membangun dan mengeambangkan ICMI Federasi Rusia bersama-sama," ujarnya.
Beberapa hal yang disinggung dalam isi sumpah adalah tekad membangun bersama pencapaian lima kualitas manusia, yaitu kualitas iman, pikir, kerja, karya, dan kualitas hidup yang sejalan dengan yang dilakukan oleh ICMI Pusat.
Baca juga: Trump Sebut Kesepakatan AS-Tiongkok Segera Terwujud
Susunan majelis pengurus ICMI Rusia periode 2018-2023 telah dikukuhkan melalui surat keputusan bernomor 045/SKO-P/ICMI/12/2018 ICMI Pusat pada 28 Desember 2018 yang ditandatangai Ketua Umum ICMI Jimly Ashhiddiqie dan Sekretaris Jendral Mohammad Jafar Hafsah.
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia Mohammad Wahid Supriyadi pun dilibatkan sebagai dewan penasihat. Sedangkan para pengurus, mayoritas merupakan para mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di berbagai kota di Rusia, dengan berbagai tingkatan, mulai S-1 hingga S-3.
Awalnya Jimly yang diberikan pemberitahuan singkat melalui aplikasi Whatsapp sebelum acara pelantikan berkenan melantik langsung melalui konferensi video. Namun, hal itu tidak dapat terlaksana karena berbenturan dengan kegiatan lain di Jakarta. Meski demikian, Jimly menyampaikan selamat atas pelantikan ini melalui pesan singkatnya.
Pembentukan ICMI Rusia bermula dari kunjungan Jimly ke Moskow saat memenuhi undangan pemerintah Rusia sebagai pengamat Pemilu Presiden Rusia pada maret 2018. Saat bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Wisma Duta KBRI Moskow, Jimly menyinggung tentang belum adanya ICMI di negara yang jumlah pemeluk Islamnya mencapai 25 juta ini (berdasarkan data Dewan Mufti Rusia).
Meski baru diresmikan, ICMI Rusia telah menggelar kegiatan pertamanya pada Januari lalu, yaitu pelatihan menulis bersama penulis novel Asma Nadia di Moskow. Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama ICMI Rusia dengan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) Kota Moscow (Permos), dan diikuti oleh sekitar seratusan peserta baik yang hadir langsung di lokasi acara, maupun mengikuti secara daring melalui siaran langsung Instagram. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved