Misi Bulan Pertama Israel Diluncurkan dari Florida

AFP/Yan/I-1)
23/2/2019 04:40
Misi Bulan Pertama Israel Diluncurkan dari Florida
(AFP SPACEX)

SEBUAH roket tak berawak lepas landas dari Cape Canaveral di Florida, Miami, AS, pada Kamis (21/2). Roket ini membawa pesawat ruang angkasa Israel, Beresheet.

Misi ini bertujuan membuat sejarah dua kali. Yakni sebagai pendaratan sektor swasta pertama di Bulan, dan yang pertama oleh negara Yahudi.

Beresheet seberat 585 kilogram yang berarti Genesis dalam bahasa Ibrani, lepas landas pada pukul 20.45 waktu setempat (pukul 8.45 GMT Jumat) di atas roket Falcon 9 dari perusahaan swasta SpaceX yang berbasis di AS, milik pengusaha Elon Musk.

Lepas landas Baresheet diikuti secara langsung di Israel oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dia menyaksikan bersama para insinyur dari pusat kendali Israel Aerospace Industries (IAI).

Pesawat Israel ditempatkan di orbit Bumi. Dari sana ia akan menggunakan mesinnya sendiri untuk melakukan perjalanan tujuh minggu mencapai Bulan dan mendarat pada 11 April di dataran besar.

Roket itu juga berisi satelit milik Indonesia dan satelit Laboratorium Penelitian Angkatan Udara AS.

Misi ini ialah bagian dari kepentingan global baru di Bulan yang kadang-kadang disebut benua ke delapan Bumi. Dan proyek ini 50 tahun setelah astronot Amerika pertama kali berjalan di bulan.

"Ini adalah sejarah dalam pembuatan dan ini disaksikan langsung! Israel menuju #bulan dan Anda semua diundang untuk menonton," kata pesan Twitter dari SpaceIL, organisasi nirlaba yang merancang pesawat Israel.

Proyek ini didukung pengusaha dan dermawan Morris Kahn, yang membiayai pengembangan pesawat. "Buat kami bangga," katanya, Kamis (21/2).

Pengusaha, bukan badan antariksa pemerintah, membiayai misi, yang awalnya diproyeksikan sebesar US$10 juta, tetapi akhirnya tumbuh menjadi US$100 juta.

Sejauh ini, hanya Rusia, AS dan Tiongkok yang melakukan perjalanan sejauh 384.000 kilometer (239.000 mil) dan mendarat di pesawat ruang angkasa di Bulan.

Beresheet membawa 'kapsul waktu' yang memuat file-file digital yang berisi Alkitab, gambar anak-anak, lagu-lagu Israel, kenangan selamat dari seorang korban Holocaust dan bendera Israel biru-putih.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya