Parlemen AS Galang Dukungan Resolusi Penghentian Darurat Nasional

Tesa Oktiana Surbakti
21/2/2019 20:00
Parlemen AS Galang Dukungan Resolusi Penghentian Darurat Nasional
(EMMANUEL DUNAND / AFP)

KETUA DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, meminta anggota parlemen untuk mendukung resolusi penghentian darurat nasional. Sebuah deklarasi yang dinyatakan Presiden AS, Donald Trump, demi menyokong pendanaan proyek tembok perbatasan dengan Meksiko.

Trump mengumumkan darurat nasional dengan tujuan mengabaikan Kongres AS, yang hanya menyetujui seperempat dari usulan anggaran tembok perbatasan sebesar US$ 5,6 miliar. Awal pekan ini, 16 negara bagian menggugat deklarasi tersebut. Namun, pemerintahan Trump berkukuh melanjutkan rencana pengumpulan dana sekitar US$ 6,6 miliar untuk pendanaan federal, yang sebagian besar bersumber dari Departemen Pertahanan AS.

Baca juga: Pasukan Suriah Bernegosiasi untuk Membebaskan Tahanan IS

Anggota Kongres AS perwakilan Texas, Joaquin Castro, berupaya mendorong resolusi untuk menghentikan langkah presiden. Setidaknya anggota parlemen memiliki waktu hingga pukul 3 sore (20.00 GMT) pada Kamis waktu setempat, guna menyatukan suara sebelum secara resmi mengumumkan resolusi tersebut.

"Saya menulis surat, mengundang semua anggota Kongres AS untuk mensponsori resolusi istimewa Anggota Kongres Joaquin Castro," ujar Pelosi melalui sebuah surat kepada Partai Demokrat dan Partai Republik.

"Keputusan presiden keluar dari batasan hukum, dengan mencoba mendapatkan apa yang tidak bisa dicapainya dalam proses legislatif konstitusional yang melanggar konstitusi. Itu harus diakhiri," imbuhnya menegaskan.

Pihaknya, lanjut dia, memiliki tanggung jawab serius untuk menegakkan konstitusi dan mempertahankan prinsip keberimbangan terhadap serangan presiden. Tanpa menunggu waktu lama, Partai Demokrat menyatakan dukungannya.

"Saya berada dalam kubu "Setuju" untuk membatalkan deklarasi (darurat nasional)," ucap Senator Partai Demokrat, Brian Schatz. Adapun anggota Partai Demokrat Linda Sanchez, menyampaikan rasa bangganya untuk mendukung resolusi Castro. (AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya