Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRA Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, mendapat sambutan hangat saat tiba di India, Rabu (20/2). Kunjungan kenegaraan ini merupakan salah satu upaya Riyadh menghapus stigma internasional, pascamencuatnya kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Kematian Khashoggi, seorang kritikus yang kerap menyoroti kebijakan Putra Mahkota, di gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, telah menodai citra Kerajaan Saudi. Beragam sentimen negatif termasuk tuduhan keterlibatan petinggi Kerajaan, tidak dibiarkan berlarut-larut. Putra Mahkota pun mengadakan tur tingkat tinggi di wilayah Asia untuk menunjukkan kerajaan masih mempunyai sekutu.
Baca juga: Calonkan Diri, Bernie Sanders Serang Trump
Pangeran Muhammad memprediksi perundingan dengan para pemimpin India akan menghasilkan hal-hal positif. Dia memulai kunjungan penting ke negara demokrasi terbesar di dunia, pada Rabu ini.
"Kami ingin memastikan hubungan bilateral dapat dipertahankan dan ditingkatkan demi kepentingan kedua negara," ujar Putra Mahkota kepada wartawan setelah upacara penyambutan di New Delhi.
"Saya yakin kita bisa menghasilkan hal-hal baik, untuk Arab Saudi maupun India," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan kedua negara memandang pentingnya kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Selama 70 tahun terakhir, India kerap mengirimkan tenaga kerja ke Arab Saudi. Pun, tenaga ahli Arab Saudi banyak yang bekerja di India.
Kunjungan kenegaraan Putra Mahkota akan fokus membahas kerja sama ekonomi. Dia memahami bayangan risiko dari ketegangan antara India dan Pakistan, terkait serangan bunuh diri di Kashmir. Serangan yang terjadi pekan lalu, menewaskan 40 anggota paramiliter. Meski India menyalahkan Pakistan, namun Pakistan membantah terlibat dalam serangan tersebut. Sebelum tiba di India, delegasi Arab Saudi lebih dulu menyambangi Pakistan.
Para pejabat Arab Saudi menawarkan bantuan untuk mengurangi tensi ketengan antara negara tetangga bersenjata nuklir. Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, menuturkan pihaknya berupaya mencari solusi damai terhadap perselisihan kedua negara.
Baca juga: Mantan Bankir Harus Selesaikan Proses Hukum di Malaysia
Saat ini, Arab Saudi menjadi pemasok sekitar 20% kebutuhan minyak mentah India. Negara kaya minyak itu ingin menyingkirkan Iran sebagi pemasok utama. Tahun lalu, Iran mengungguli Arab Saudi di antara eksportir minyak mentah ke India.
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, telah menarik investor Arab Saudi untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur unggulan dalam beberapa tahun terakhir. Pemimpin India dan Arab Saudi dijadwalkan bertemu pada Rabu malam waktu setempat. (AFP/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved