Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Heather Nauert memutuskan mundur dari nominasi calon Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Awalnya, Nauert dipersiapkan Presiden AS Donald Trump untuk menggantikan Nikki Haley yang mengundurkan diri Oktober tahun lalu.
"Saya berterima kasih kepada Presiden Trump dan Menlu (Mike) Pompeo yang sudah mempertimbangkan saya untuk posisi Dubes AS di PBB. Namun, dua bulan terakhir ini terasa begitu sulit bagi keluarga saya, dan oleh karena itu, saya memilih mundur," ujar Nauert, seperti dikutip dari laman Politico, Minggu (17/2).
Baca juga: Umumkan Darurat Nasional, Trump Menuai Gugatan
Seseorang yang dekat dengan Nauert menyebutkan proses nominasinya untuk calon Dubes AS untuk PBB mengalami kendala. Ternyata Nauert pernah menyewa jasa seorang pengasuh bermasalah. Pengasuh itu disebut-sebut tidak memiliki izin kerja yang tepat, walau pekerjaannya di rumah Nauert tidak melanggar hukum AS.
"Dia tidak ingin membuat keluarganya disorot media atas (skandal pengasuh) itu," ujar orang dekat Nauert.
Saat menyampaikan rasa terima kasih kepada Trump dan Pompeo, Nauert mengatakan bekerja di Kemenlu AS adalah "salah satu kebanggaan terbesar dalam hidup saya."
Pengunduran diri Nauert, yang pertama kali dilaporkan di situs Bloomberg, membuat Presiden Trump tidak memiliki calon Dubes AS untuk PBB. Hal ini semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai kekuatan AS di panggung PBB.
Namun Kemenlu AS mengklaim Trump sudah mengantongi nama lain untuk dijadikan perwakilan di PBB. "Presiden akan mengumumkan nominasi Dubes untuk PBB dalam waktu dekat," tutur jubir lain di Kemenlu AS, Robert Palladino.
Baca juga: Kelas Bahasa Indonesia Dibuka di Palestina
Trump mengisyaratkan Nauert akan menjadi Dubes AS di PBB tak lama usai Haley resign. Belum diketahui pasti apakah Nauert akan tetap bekerja di Kemenlu AS, namun pernyataan Pompeo mengisyaratkan bahwa wanita tersebut tidak akan lagi bekerja di situ.
"Saya mengharapkan yang terbaik bagi Heather untuk semua sepak terjangnya di masa mendatang, dan dia akan terus menjadi perwakilan hebat dari negara ini, terlepas dari apapun jabatannya kelak," sebut Pompeo. (Medcom.id/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved