Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA mempercepat rencana untuk mengirim kembali orang Amerika ke bulan. Kali ini, badan antariksa AS itu mengatakan orang itu akan menetap di sana.
Jim Bridenstine, administrator NASA, mengatakan kepada wartawan pada Kamis (15/2) bahwa badan tersebut berencana untuk mempercepat rencana yang didukung Presiden Donald Trump untuk kembali ke bulan dengan menggunakan perusahaan swasta.
"Sangat penting bagi kita untuk kembali ke bulan secepat mungkin," kata Bridenstine di kantor pusat NASA di Washington. Namun, dia menambahkan rencana itu untuk 2028.
"Kali ini, ketika kita pergi ke bulan, kita sebenarnya akan tinggal. Kita tidak akan meninggalkan bendera dan jejak kaki dan kemudian pulang ke rumah untuk tidak kembali selama 50 tahun lagi," katanya.
"Kami membuatnya berkelanjutan sehingga Anda dapat bolak-balik secara teratur dengan membawa manusia."
Orang terakhir yang berjalan di bulan ialah Eugene Cernan pada Desember 1972, saat misi Apollo 17. Sebelum manusia menginjakkan kaki di permukaan bulan lagi, NASA bertujuan mendaratkan kendaraan tak berawak di bulan pada 2024, dan sudah mengajukan tawaran pada sektor swasta yang sedang berkembang untuk membangun wahana itu.
Batas waktu penawaran ialah 25 Maret, dengan pilihan pertama jatuh tempo pada Mei.
Ini tenggat yang ketat bagi sebuah agensi yang proyek-proyek sebelumnya telah berjalan bertahun-tahun di luar jadwal dengan anggaran miliaran dolar.
"Bagi kami, jika kami memiliki keinginan, saya ingin terbang tahun ini. Kami ingin cepat," kata Thomas Zurbuchen, associate administrator dari Direktorat Misi Sains NASA.
Rencana percepatan NASA menyempurnakan Direktif Kebijakan Luar Angkasa yang ditandatangani Trump pada Desember 2017. Kebijakan ini membayangkan kembalinya NASA ke bulan sebelum misi berawak ke Mars, mungkin pada 2030-an.
NASA berencana membangun stasiun ruang angkasa kecil, dijuluki Gateway, di orbit bulan pada 2026.
NASA akan berfungsi sebagai stasiun jalan untuk perjalanan ke dan dari permukaan bulan.
Akan tetapi, tidak akan diawaki secara permanen seperti Stasiun Antariksa Internasional (ISS) yang saat ini dalam orbit bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved