MANTAN presiden Kuba sekaligus ikon revolusioner Fidel Castro, 88, dilaporkan tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya dalam 14 bulan.
Menurut laporan surat kabar yang dikelola pemerintah di Kuba, Granma, Castro melakukan pertemuan dengan delegasi Venezuela yang diundang ke Kuba, pekan lalu.
Laman media Granma dan laman resmi Cubadebate.cu, juga memublikasikan empat foto yang memperlihatkan Castro tengah duduk di dalam kendaraan bus atau sejenis van.
Dia berjabat tangan dengan sejumlah pendukungnya lewat jendela mobil.
Castro terlihat mengenakan jaket biru-putih, topi, dan memakai alat bantu pendengaran.
Karena alasan kesehatan, Castro mundur dari jabatan presiden pada 2006.
Dia digantikan adiknya, Raul Castro, yang menjabat presiden sejak Februari 2008.
Sejak mundur, Castro jarang sekali terlihat di hadapan publik. Sebelum pekan lalu, Castro terakhir kali muncul dalam acara publik pada 8 Januari 2014.
Saat itu dia menghadiri acara pembukaan sebuah galeri seni milik seorang seniman Kuba yang merupakan sahabatnya.
Media Granma menyebut, 'Castro menyalami satu per satu delegasi Venezuela.
Dia melakukan itu semua tanpa kesulitan. Tim delegasi Venezuela pun menyatakan rasa kagum mereka atas perhatian Castro yang masih jernih dan mendetail pada apa yang terjadi di Venezuela'.
Castro memang dekat dengan mendiang Hugo Chavez, yakni presiden Venezuela yang menjabat pada 1999-2013.
Chavez wafat di Caracas pada 5 Maret 2013. Lewat pemerintahan Chavez, Venezuela memasok minyak secara stabil, juga mengirim ribuan tenaga dokter, perawat, juga penasihat, ke Kuba. Kini, Venezuela tengah didera krisis ekonomi yang antara lain dipicu anjloknya harga minyak.
Kuba dan Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun lalu mengumumkan pemulihan hubungan bilateral setelah relasi diplomatik yang beku sepanjang puluhan tahun.
Meski begitu, AS tampaknya belum akan mencabut embargo ekonomi atas Kuba yang telah diberlakukan selama lebih dari 50 tahun.
Pasalnya, Presiden AS Barack Obama membutuhkan persetujuan Kongres yang didominasi Partai Republik untuk bisa mencabut embargo ekonomi itu.