Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras, kemarin, terus mengguyur wilayah timur laut Australia yang tengah dilanda banjir.
Kondisi ini mendorong pihak berwenang mengeluarkan peringatan tentang ancaman bahaya banjir bandang lebih lanjut yang diperkirakan akan datang dalam beberapa jam ke depan.
Untuk melihat dari dekat kondisi warga di sana, Perdana Menteri Australia Scott Mor rison berkeliling ke wilayah yang dilanda banjir satu abad sekali itu. Sejauh ini genangan air telah memasuki ribuan rumah dan menutup bandar udara (bandara), sekolah, serta membuat mobil dan rumah-rumah penduduk terendam.
“Kondisi seperti ini akan menjadi sulit untuk sementara waktu. Pekerjaan yang sebenarnya kita lakukan ialah memastikan bahwa mereka dapat membangun kembali kehidupan mereka,” kata Morrison.
Di Townsville yang dilanda bencana banjir bandang, lebih dari 650 orang telah dievakuasi dari rumah mereka dan sekitar 11 ribu rumah saat ini tanpa aliran listrik. Petugas setempat mencatat sekitar 9.000 orang telah meminta bantuan.
“Kami berharap muson aktif ini tetap aktif untuk beberapa hari mendatang, tetapi berpotensi mereda selama akhir pekan sehingga ada akhir yang akan terlihat,” kata Richard Wardle dari Biro Meteorologi Queensland.
Terpisah, instruktur olahraga lokal Rebecca Chilmaid menggambarkan skala kehancuran yang dialami warga, seperti orang-orang yang terpaksa pergi ke luar rumah tan pa pakaian, mobil, dan segalanya.
“Orang-orang dan bisnis mereka telah kehilangan segalanya. Aku hanya duduk di sini dan berusaha menahan air mata agar tidak jatuh karena memikirkannya,” katanya kepada AFP.
Di lain hal, wilayah bagian utara Australia yang dikenal tropis, biasanya mengalami hujan deras selama musim penghujan, tapi hujan yang tu run akhir-akhir ini membuat beberapa daerah hanya mendapatkan curah hujan seminggu dalam setahun.
“Tadi malam itu gila,” kata warga Bluewater Michael Nieminen , sekitar 30 kilometer arah barat laut Townsville, ke pada stasiun televisi nasional ABC.
“Kami sering dilanda banjir bandang, air menggenang di halaman belakang kami, mirip pekan lalu, tapi untung tidak tinggi. Banyak hujan dan banyak air di hulu,” tambahnya.
Untuk meminimalkan genangan air, pihak berwenang membuka pintu air bendungan utama pada Minggu (3/2) malam guna melepaskan apa yang mereka sebut aliran berbahaya dan tinggi.
Kemarin, ketika air mulai surut di beberapa daerah, pihak berwenang mulai aktif memperingatkan warga tentang bahaya kembali ke rumah mereka. Salah satu ancaman ialah buaya.
“Jangan berenang di air banjir itu. Kalau pembersihan dimulai, kamu perlu memastikan bahwa kamu memakai sepatu tertutup dan tidak memiliki luka atau apa pun yang terbuka.”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved