Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EMBUSAN udara dingin mengandung es, dari kutub utara ke Amerika Serikat bagian barat-tengah, membawa suhu rendah yang mematikan.
Otoritas setempat mencatat, jumlah warga yang tewas bertambah tiga menjadi 12 orang. Dampak lainnya akibat kondisi itu ialah operasional jasa pos tertunda dan warga terpaksa berimpitan di dalam ruangan untuk menghangatkan diri saat menghadapi musim dingin kali ini.
Di seluruh bagian barat-tengah, termasuk Chicago yang merupakan wilayah ketiga terbesar dalam sistem pendidikan di AS, terpaksa diliburkan pada Rabu dan Kamis. Di sisi lain, polisi memperingatkan adanya risiko kecelakaan yang lebih tinggi di jalan raya karena permukaan jalan telah berlapis es.
Di Michigan, pemerintah mengumumkan penutupan seluruh kantor pemerintah hingga kemarin. Secara keseluruhan, sejak Sabtu (26/1), sebanyak 12 kematian dilaporkan terjadi di Michigan, Iowa, Indiana, Illinois, Wisconsin, dan Minnesota akibat udara yang luar biasa dingin.
Namun, petugas kepolisian Illinois berhasil menyelamatkan 21 orang penumpang bus sewaan yang terdampar karena rusak di tengah suhu nol derajat di dekat Auburn. Mesin bus mereka mati akibat bahan bakar mengental.
"Di Detroit, seorang pria berumur 70 tahun ditemukan meninggal di jalan raya kawasan permukiman pada Rabu," kata juru bicara kepolisian setempat.
Sekitar 24 km di selatan di daerah Ecorse, mantan anggota dewan kota yang berumur 70-an tahun yang hanya memakai baju tidur, juga didapati meninggal pada Rabu.
Selain itu, seorang mahasiswa dari Universitas Iowa ditemukan tewas di luar gedung kampus pada Rabu pagi, "Kematian mahasiswa Gerald Belz diyakini sebagai akibat cuaca buruk," demikian pernyataan pihak sekolah.
Sementara itu, jalan raya di Chicago lengang dan nyaris kosong. Hanya sedikit orang yang berani berjalan di tengah udara dingin dengan suhu rendah hingga minus 28 celsius.
"Sangat mengerikan," kata Pasquale Cappellano, 68, yang berprofesi sebagai pelayan saat duduk menunggu bus jurusan Chicago Utara.
"Saya harus mengambil obat di Walgrens, kalau tidak ada kepentingan, saya tidak akan keluar," imbuhnya.
Meski begitu, ada saja warga yang nekat ke luar rumah. Seperti Brian Pierce, di tengah udara yang membeku, yakni minus 26 derajat celsius di Minneapolis, dia berspekulasi pergi ke keluar rumah untuk melihat mobil-mobil yang tergelincir.
Padahal, menurut otoritas setempat, pada Rabu angin dingin mulai bergerak menuju arah timur. Bersamaan dengan itu, suhu udara ekstrem ikut terbawa ke wilayah tersebut.
Akibatnya, ribuan penerbangan atau dua per tiga jumlah yang terjadwal pada Rabu, telah dibatalkan terbang ataupun tiba di bandara O'Hare dan Chicago Midway.
Para penumpang kereta Amtrak juga mengalami penundaan seluruh perjalanan masuk dan keluar Chicago pada Rabu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved