Amerika Serikat Hadapi Suhu Udara Terdingin

(AFP/Tes/I-2)
31/1/2019 06:20
Amerika Serikat Hadapi Suhu Udara Terdingin
(Ilustrasi badai salju di New York (Foto: AFP))

PULUHAN juta warga Amerika Serikat (AS) tengah bersiap menghadapi ramalan cuaca arktik yang serius. Perubahan cuaca yang bakal terjadi secara drastis dan melanda negara itu berpotensi mengancam nyawa.

Sejumlah korporasi mengambil keputusan untuk meliburkan karyawan mereka agar tetap tinggal di rumah. Begitu pula sekolah, diliburkan. Ratusan jadwal penerbangan pun dibatalkan.

Layanan pengiriman US Postal Service, yang dikenal berkomitmen mengirimkan surat dalam kondisi cuaca apa pun, terpaksa menunda pengiriman. Suhu di hampir seluruh negara bagian yang membentang lebih dari 1.200 mil diperkirakan mencapai titik terdingin. "Salah satu intrusi massa udara arktik terdingin dalam catatan baru-baru ini melonjak ke selatan Upper Midwest sebelum menyebar ke sebagian besar wilayah timur," jelas Badan Cuaca Nasional AS.

"Perkiraan suhu dan angin yang sangat dingin akan mengancam keselamatan. Kemungkinan suhu udara mengarah ke rekor terendah akan tersebar luas. Suhu pada titik terendah akan bergerak dari Upper Midwest menuju Great Lakes dan Lembah Ohio," lanjut pernyataan lembaga tersebut.

Penyebab cuaca ekstrem berasal dari pusaran udara arktik yang memisahkan diri dari pusaran kutub yang mengelilingi kutub utara. Badan Cuaca Nasional AS memperkirakan suhu antara minus 10 hingga 40 derajat Fahrenheit akan melintasi Midwest.

Pergerakan angin dingin bakal memperburuk suhu di area Minnesota yang mencapai minus 65 derajat Fahrenheit. Chicago, kota terbesar ketiga di AS, diperkirakan akan lebih dingin ketimbang sebagian wilayah Antartika.

Dalam menghadapi hal itu, otoritas berwenang di Illinois, Michigan, dan Wisconsin, telah menerapkan sejumlah langkah darurat untuk menangani cuaca yang sangat dingin.

"Kami membutuhkan partisipasi semua pihak untuk memastikan Anda beserta keluarga dalam keadaan siap," ujar Gubernur Illinois, JB Pritzker.

Warga AS diminta mengurangi aktivitas dan tinggal di dalam rumah ketika suhu udara mencapai titik terdingin, kemarin. Sejumlah sekolah, pusat bisnis, dan lembaga pemerintah mengumumkan penutupan di berbagai negara bagian.

"Orang-orang yang terkena flu ekstrem rentan terhadap radang dingin dalam hitungan menit," bunyi peringatan Badan Cuaca Nasional AS.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya