Dubes Kanada untuk Tiongkok Dipecat

(Theguardian/Tes)
28/1/2019 05:20
Dubes Kanada untuk Tiongkok Dipecat
((Photo by ALICE CHICHE / AFP))

DALAM sebuah langkah tak terduga, Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau memecat Duta Besar Kanada untuk Tiongkok John McCallum. Keputusan itu diambil lantaran komentar McCallum mengenai kasus ekstradisi petinggi Huawei memicu kekisruhan politik.

McCallum dinilai mempermalukan kebijakan pemerintahan PM Justin Trudeau. Dia mengatakan Direktur Keuangan Huawei Meng Wanzhou dapat membuat argumen yang kuat agar tidak diekstradisi ke Amerika Serikat (AS).

Kalangan legislator oposisi dan mantan duta besar menuding McCallum melakukan campur tangan politik di luar kewajaran dalam peristiwa yang merusak hubungan antara Kanada dan Tiongkok.

Meng, putri pendiri Huawei, ditangkap di Vancouver bulan lalu atas dugaan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran. Tiong-kok kemudian menahan dua warga negara Kanada dengan alasan keamanan nasional.

Tak berhenti sampai di situ, pengadilan Tiongkok mengadili kembali seorang warga Kanada yang dipenjara karena menyelundupkan obat-obatan terlarang. Dia dijatuhi hukuman mati.

"Tadi malam saya mendesak dan menerima pengunduran diri John McCallum sebagai Duta Besar Kanada untuk Tiong-kok," ujar Trudeau dalam keterangan resmi. Namun, dia tidak menjelaskan alasan pemecatan tersebut.

Padahal Kamis lalu, Trudeau mengatakan dirinya tidak memiliki rencana untuk mengganti McCallum yang telah meminta maaf atas pernyataannya awal pekan ini. Surat kabar Toronto Star, dalam edisi Jumat lalu, mengutip ucapan McCallum bahwa apabila Washington membatalkan permintaan ekstradisi, dampaknya positif bagi Kanada.

McCallum, 68, yang merupakan mantan anggota kabinet Liberal, bukan seorang diplomat terlatih. Profesor Universitas Brock, Charles Burton, mantan diplomat Kanada yang pernah bertugas di Tiongkok, memandang komentar McCallum mengenai kemungkinan Meng terhindar dari ekstradisi memberikan isyarat kepada Tiongkok bahwa taktik garis kerasnya berhasil. "Dia (McCallum) benar-benar membuat dirinya dalam posisi sulit," tukas Burton.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya