Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA kerajaan Malaysia pada Kamis (24/1) telah memilih sultan pencinta olahraga sebagai raja baru negara itu. Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dipilih setelah raja terakhir turun tahta --yang merupakan pertama dalam sejarah-- setelah pernikahannya dengan mantan ratu kecantikan Rusia.
Raja sebelumnya, Sultan Muhammad V, mengundurkan diri bulan ini setelah duduk di tahta selama dua tahun. Dia mundur setelah muncul laporan bahwa dia menikah dengan mantan Miss Moskow saat cuti medis.
Terjadi kejutan besar di seluruh Malaysia setelah pengunduran diri yang pertama kali dalam sejarah negara mayoritas Muslim itu.
Sementara itu, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, adalah seorang atlet yang memegang serangkaian posisi pada badan-badan olahraga. Sang Sultan yang menjabat di badan sepak bola dunia FIFA itu, terpilih sebagai raja baru dalam pertemuan khusus royalti Islam Malaysia.
"Sultan Abdullah telah dipilih sebagai Yang ke-Pertuan Agong (raja) ke-16 untuk jangka waktu lima tahun mulai dari 31 Januari 2019," kata pernyataan dari Penjaga Segel Penguasa, Syed Danial Syed Ahmad.
Selain menjadi anggota Dewan FIFA yang mengatur sepak bola internasional, Yang ke-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah adalah Presiden Asosiasi Hoki Asia dan mantan ketua Asosiasi Sepak Bola Malaysia.
Setelah menuntut ilmu di sekolah di Malaysia, pemain polo ini melanjutkan studi di Inggris. Di sana dia juga mengikuti Akademi Militer Sandhurst. Demikian menurut sebuah biografi yang diterbitkan Kantor Berita Bernama.
Malaysia adalah monarki konstitusional dengan pengaturan unik. Unik karena takhta nasional berpindah tangan setiap lima tahun antara penguasa sembilan negara di negara yang dipimpin oleh kerajaan Islam itu.
Delapan sultan negara sebelumnya bertemu di istana nasional di Kuala Lumpur untuk apa yang disebut 'Konferensi Penguasa' untuk memilih raja baru.
Satu-satunya yang absen adalah Muhammad V, yang tetap menjadi sultan di negara bagian timur laut Kelantan meskipun telah turun tahta sebagai raja nasional.
Abdullah secara luas diharapkan menjadi raja karena negara bagian tengah Pahang mendapat giliran berikutnya untuk menyediakan seorang raja.
Pria berusia 59 tahun itu juga merupakan penguasa baru Pahang. Dia menggantikan ayahnya yang tua dan sakit beberapa hari setelah pengunduran diri Muhammad V. Hal ini tampaknya untuk membuka jalan bagi anaknya untuk menjadi raja nasional berikutnya.
Wakil raja adalah Sultan Nazrin Shah dari negara bagian Perak, menurut pernyataan itu. (AFP/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved