Ledakan Pipa Bahan Bakar Tewaskan 73 Orang

(AFP/Tes/I-1)
21/1/2019 05:00
Ledakan Pipa Bahan Bakar Tewaskan 73 Orang
( (Photo by Francisco Villeda / AFP))

LEDAKAN sekaligus kebakaran di wilayah tengah Meksiko, menewaskan sedikitnya 73 orang. Ratusan orang diketahui berkumpul di keran pipa bahan bakar ilegal, menyusul sikap keras pemerintah terhadap aksi pencurian bahan bakar.

Gubernur negara bagian Hidalgo, Omar Fayad, mengungkapkan jumlah korban menjadi 73 orang, setelah sebelumnya ditemukan lima jasad tambahan. Ledakan terjadi di dekat Tlauhuelilpan, sebuah kota dengan populasi penduduk 20 ribu jiwa. Jaraknya satu jam dari Kota Meksiko.

Pasukan militer berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian yang masih berasap. Potongan pakaian yang terbakar tampak berserakan, ditambah pekatnya bau anyir.

Petugas spesialis forensik pun terus bekerja mengidentifikasi sejumlah jasad ketika banyak yang membeku dalam posisi tidak wajar. Warga sipil juga membanjiri lokasi untuk mencari kerabat mereka yang hilang. Ketika para pekerja forensik memasukkan sejumlah jasad ke dalam van untuk kemudian diangkut ke rumah duka, puluhan warga desa berupaya menghentikan rombongan.

Mereka mendesak jasad kerabatnya dikembalikan kepada keluarga, mengingat biaya rumah duka terlalu mahal. Akan tetapi, pihak berwenang tetap membawa jasad korban untuk proses identifikasi.

Pada Jumat kemarin, otoritas berwenang mendapat laporan adanya perdagangan bahan bakar ilegal. Menteri Pertahanan Meksiko, Luis Crescencio Sandoval, langsung memerintahkan satuan pasukan militer untuk memblokir daerah tersebut. Namun, puluhan pasukan tidak berhasil membubarkan 700 warga sipil yang mengumpulkan bahan bakar ilegal dengan jeriken dan ember.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, mengunjungi lokasi kejadian pada Sabtu waktu setempat. "Sikap tentara sudah benar. Tidak mudah memaksakan ketertiban dalam kerumunan," tukasnya yang bersumbah terus memerangi masalah pencurian bahan bakar yang tak kunjung usai.

"Saya menyampaikan duka mendalam dengan kesedihan di Tlauhelilpan," bunyi cuitan Lopez Orbador di akun Twitter-nya seraya meminta jajaran pemerintah memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan.

Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Kristjen Nielsen, mengatakan pihaknya siap membantu pemerintah Meksiko.

"Saya mendatangi lokasi kejadian dan bergegas membantu korban. Saya harus melihat potongan jasad manusia yang terbakar," ucap Fernando Gracia.

Tragedi yang dipicu kasus pencurian bahan bakar, terjadi ketika perang pemerintah daerah mengemuka. Persoalannya menyoroti beban yang ditanggung Meksiko sebesar US$3 miliar pada 2017.

Kementerian Keamanan Meksiko menyatakan api dikendalikan sekitar Jumat malam. Selain di Tlauhelilpan, kebakaran pada keran pipa bahan bakar di Queretaro.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya