Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Wali Kota Gdansk, sebuah kota pelabuhan di Polandia, ditikam dengan pisau oleh seorang tak dikenal dalam sebuah acara penggalangan dana. Setelah menjalani operasi selama lima jam, politisi tersebut harus berjuang hidup.
Dilihat dari sebuah rekaman video, penyerang berupaya menaiki podium saat sang wali kota, Pawel Adamowicz, melambaikan kembang api bersama peserta lainnya.
Setelah menikam wali kota beberapa kali, pria tersebut menoleh ke arah kerumunan seraya mengangkat tangannya sebagai tanda kemenangan. Namun, petugas keamanan bertindak cepat meringkus pelaku. Malam penggalangan dana pun berubah mencekam.
Petugas medis berusaha menyadarkan Adamowicz di lokasi kejadian, sebelum membawanya ke rumah sakit. Pada Senin pagi waktu setempat, tim dokter menyatakan Adamowicz berhasil melalui proses operasi, tetapi berada dalam kondisi sangat kritis.
Ahli bedah Rumah Sakit Universitas Gdansk, Tomasz Stefaniak, mengungkapkan wali kota menderita luka serius di jantung, pun diafragma dan organ perutnya robek. "Beberapa jam kemudian akan sangat menentukan," imbuh Stefaniak.
Juru bicara kepolisian setempat menyatakan pelaku yang berusia 27 tahun merupakan warga asli Gdansk, sebuah kota pantai Baltik dengan populasi sekitar setengah juta jiwa.
Masih berdasarkan rekaman video serangan yang diunggah dalam situs berbagi Youtube, pelaku terlihat menyita mikrofon.
Dia mengklaim telah menjadi korban salah tangkap oleh pemerintah pusat Civic Platform sebelumnya, dan mendapat siksaan. "Itu sebabnya Adamowicz harus mati," serunya.
Acara penggalangan dana pada Minggu waktu setempat merupakan bagian dari upaya nasional untuk menghimpun dana pembelian peralatan medis. "Ada harapan, tetapi kondisinya masih kritis. Dia mengalami luka parah," kata Presiden Polandia Andrzej Duda melalui akun Twitter-nya.
Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki kronologi kejadian, termasuk strategi pelaku menembus barikade keamanan hingga mencapai podium.
"Kita tahu pelaku menggunakan tanda pengenal dengan tulisan 'Pers'. Sekarang kita harus menyelidiki bagaimana dia memperolehnya, apakah akreditasi atas namanya," papar juru bicara kepolisian Joanna Kowalik-Kosinska kepada wartawan.
PM Polandia Mateusz Morawiecki mengutuk serangan terhadap pejabat pemerintahan. Begitu juga Menteri Dalam Negeri Polandia Joachim Brudzinski yang menilai tindakan barbarisme itu tidak bisa dipahami.
Dukungan kepada Adamowicz terus mengalir, termasuk dari Presiden Uni Eropa Donald Tusk, Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans, dan Wali Kota London Sadiq Khan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved