Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda menyatakan keadaan darurat untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah AS atau dikenal dengan istilah shutdown.
Shutdown yang sudah memasuki hari ke-23 itu diwarnai ketegangan pembangunan proyek tembok perbatasan Meksiko senilai US$5,7 miliar yang ditentang Kongres AS yang dikuasai Partai Demokrat.
Dalam wawancara dengan Fox News, Trump ditanya mengapa dia tidak segera mengumumkan keadaan darurat nasional untuk mengamankan anggaran tanpa persetujuan Kongres.
Dalam merespons pertanyaan itu, Trump mengatakan pihaknya ingin memberikan partai oposisi lebih banyak waktu untuk bisa mencapai kesepakatan.
"Saya ingin memberi mereka kesempatan guna melihat apakah mereka dapat bertindak dengan bertanggung jawab," ujar Trump.
Shutdown pemerintah AS kali ini memecahkan rekor terlama jika dibandingkan dengan hal sama yang pernah terjadi pada 1995-1996, yakni selama 21 hari saat Bill Clinton berkuasa.
Melalui akun Twitter-nya, Trump menembakkan serangkaian cuitan dengan substansi mempertahankan posisinya dan mendorong Partai Demokrat kembali ke Washington. Dia berharap dapat mengakhiri krisis kemanusiaan besar-besaran di wilayah selatan perbatasan AS-Meksiko.
"Demokrat bisa menyelesaikan shutdown AS dalam 15 menit! Kami akan keluar untuk waktu yang lama, kecuali Demokrat kembali dari 'liburan' dan kembali bekerja. Saya di Gedung Putih siap menandatangani!" bunyi cicitan Trump.
Pada Jumat lalu, sebagian besar anggota parlemen meninggalkan kota dan menyatakan tidak akan kembali sebelum Senin. Hal itu menyisakan sedikit peluang untuk mencapai solusi kebuntuan yang telah melumpuhkan Washington.
Dampak penutupan pemerintah AS kini kian terasa di seluruh negeri. Apalagi, Trump menolak menandatangani anggaran untuk sejumlah pos departemen pemerintah yang tidak terkait sengketa.
Akibatnya, sebanyak 800 ribu pegawai federal termasuk agen FBI, pengontrol lalu lintas udara, dan staf museum tidak menerima gaji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved