Battisti, Gerilyawan Kiri Italia Ditangkap di Bolivia

Antara
13/1/2019 22:51
Battisti, Gerilyawan Kiri Italia Ditangkap di Bolivia
( Miguel SCHINCARIOL / AFP)

MANTAN gerilyawan berhaluan kiri asal Italia Cesare Battisti, yang telah buron selama hampir empat dekade berhasil ditangkap dan akan segera di ekstradisi ke Italia.

"Ia akan segera tiba di Brazil dan dari sini akan dibawa ke Italia untuk menjalani hukuman seumur hidup," cuit Felipe G. Martins, seorang pembantu senior mengenai urusan internasional untuk Presiden Brazil Jair Bolsonaro.

Kementerian Dlaam Negeri memastikan telah memberangkatkan sejumlah anggota kepolisian dan sejumlah pejabat intelijen Negeri Pizza itu ke Amerika Selatan, MInggu (13/1)

Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini, yang juga deputi perdana menteri, mengatakan kepada televisi, ia berharap Battisti akan berada di Italia pertengahan pekan depan

Battisti, 64 tahun, menghadapi hukuman penjara seumur hidup di negaranya, tempat ia terbukti terlibat dalam empat pembunuhan pada tahun 1970-an. Ia menolak mempertanggungjawabkan pembunuhan itu.

Battisti meloloskan diri dari penjara pada 1981 dan tinggal di Prancis sebelum melarikan diri ke Brazil untuk menghindari ekstradisi.

Battisti, yang mempunyai seorang putra berusia 5 tahun di Brazil, menghabiskan waktunya bertahun-tahun di Negeri Samba itu, didukung oleh mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva yang berhaluan kiri.

Namun, Bolsonaro, yang naik menjadi presiden bulan ini, telah berjanji akan mengirimnya pulang ke Italia. Pada Desember seorang hakim Mahkamah Agung Brazil memerintahkan penangkapan Battistim tapi ia lebih dulu kabur sebelum ditangkap.

Salvini mengucapkan terima kasih kepada kepolisian dan semua yang terlibat dalam penangkapan Battisti.

"Saya ucapkan terima kasih setulus hati kepada Presiden Jair Bolsonaro dan pemerintahan baru Brazil atas iklim politik yang berubah," kata dia.

Salvini merupakan ketua partai Liga yang berhaluan kanan dan bermitra dengan Gerakan Bintang 5 dalam koalisi yang berkuasa di Italia, Ia juga merupakan salah seorang politisi tinggi Eropa pertama yang mendukung pemilihan Bolsonaro.

Presiden Italia Sergio Mattarella mengungkapkan kepuasannya atas penangkapan Battisti.

"Kami berharap Battisti segera diserahkan ke pengadilan Italia," katanya.

Battisti, yang telah menjadi penulis novel sukses pernah mengtaakan dirinya akan menghadapi penyiksaan dan kematian jika diserahkan ke Italia.

Pengacaranya mengatakan kepada Reuters bulan lalu bahwa ia telah mengajukan banding terhadap keputusan Mahkamah Agung Brazil,. (Ant/OL-8)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya