Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf di Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon Kevin Sweeney mengundurkan diri. Langkah itu diambil satu bulan usai Menhan James Mattis mengundurkan diri dari jabatannya.
Mundurnya dua petinggi Pentagon ini terjadi usai Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana penarikan pasukan dari Suriah. Meski sudah diumumkan, jadwal penarikan penuh pasukan belum ditentukan.
"Sudah saatnya kembali ke sektor swasta," ujar Sweeney, seperti dikutip dari BBC, Minggu (6/1). Sweeney menjabat Kepala Staf Pentagon selama dua tahun sejak Januari 2017.
Dalam surat pengunduran diri, Sweeney mengaku merasa terhormat dapat bekerja bersama jajaran kolega di Pentagon. Sweeney tidak menyebut nama Trump.
Baca juga: Shutdown AS Masuki Pekan Ketiga, Trump Bersikeras Bangun Tembok
Sweeney merupakan pejabat ketiga Pentagon yang mengundurkan diri usai pengumuman Trump setelah Mattis dan juru bicara Dana White.
Di luar Pentagon, utusan khusus AS untuk koalisi melawan kelompok militan Islamic State (IS) Brett McGurk juga mengundurkan diri karena tidak sepaham dengan Trump.
Kepergian sweeney menambah kekhawatiran sejumlah pihak mengenai kebijakan luar negeri dan pertahanan Washington. Selasa (8/1), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dijadwalkan menggelar tur sepekan di Timur Tengah untuk meyakinkan sejumlah negara sekutu mengenai rencana penarikan pasukan AS dari Suriah.
Saat mengundurkan diri, Mattis mengaku memiliki pandangan berbeda dengan Trump. Dalam suratnya, ia meminta pemerintah AS untuk "bersikap hormat terhadap negara-negara sekutu."
"Karena Anda (Trump) berhak didampingi Menhan yang sejalan dengan Anda, saya yakin keputusan mundur ini adalah tepat," tulis Mattis. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved