Fadli Zon: Kemenlu Harus Cek Kebenaran Kerja Paksa Mahasiswa Indonesia di Taiwan

Putri Rosmalia Octaviyani
04/1/2019 13:30
Fadli Zon: Kemenlu Harus Cek Kebenaran Kerja Paksa Mahasiswa Indonesia di Taiwan
(MI/M. Irfan)

WAKIL Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan pemerintah harus segera mengecek kondisi 300 mahasiswa Indonesia di Taiwan. Di mana mereka dikabarkan dipaksa bekerja dan disekap di sebuah tempat di Taiwan.

"Ya mungkin nanti kita akan cek dulu ya datanya bagaimana mereka bekerja," ujar Fadli, di gedung DPR, Jakarta, Jumat, (4/01).

Fadli mengatakan, harus dipastikan apakah pemberitaan pemaksaan kerja itu benar adanya atau tidak. Itu karena di luar negeri, memang banyak mahasiswa Indonesia yang bekerja sambilan selain berkuliah secara reguler.

"Artinya klo mereka bekerja di-hire secara profesional ya saya kira tidak ada masalah kan. Mahasiswa bekerja di luar negeri kan biasa utk pendapatan mereka. Saya nggak tahu ini bekerja sebagai apa," ujar Fadli.

 

Baca juga: Menteri Nasir Sebut Mahasiswa Kerja Paksa di Taiwan Korban Penipuan 

 

Kepastian itu harus diketahui dulu sebelum pemerintah memutuskan mengambil tindakan atas informasi penyekapan dan pemaksaan kerja tersebut. Terutama karena info itu baru dikeluarkan oleh salah seorang anggota parlemen di sana.

"Tapi tidak tahu nanti kita cek dulu lah," ujar Fadli.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 300 mahasiswa RI dikabarkan ditawan di Taiwan. Mereka diduga tengah ditawan dan dipaksa bekerja di pabrik. Info tersebut diketahui setelah adanya rilis dari salah satu anggota parlemen Taiwan asal Partai Kuomintang (KMT), Ko Chih-en mengenai mahasiswa Indonesia tersebut. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya