Jasad Tentara Jepang Ditemukan

AFP/Bas/I-3
02/4/2015 00:00
Jasad Tentara Jepang Ditemukan
(WIKIPEDIA)
JENAZAH enam prajurit yang diduga merupakan personel militer Jepang yang ambil bagian dalam Perang Dunia II ditemukan di sebuah gua yang dibuka kembali di negara Pasik, Palau.

Negara kecil itu merupakan lokasi perang sengit pada 1944 antara pasukan Jepang dan Amerika Serikat (AS) yang memakan banyak korban jiwa.

Jepang diperkirakan kehilangan 10 ribu prajurit dalam pertempuran itu. Sekitar 2.600 jenazah tidak pernah ditemukan.

Jenazah-jenazah itu diperkirakan terjebak di dalam gua-gua yang digunakan militer Jepang sebagai lokasi pertahanan.

Mayoritas gua yang ada di lokasi itu ditutup karena dianggap berbahaya karena berisi sisa-sisa bahan peledak yang digunakan selama Perang Dunia II.

Kantor berita Australian Broadcasting Corporation mengatakan salah satu dari gua itu dibuka untuk pertama kalinya dalam tempo hampir 70 tahun menjelang kunjungan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko pada bulan ini.

"Gua itu terletak di sebuah teluk yang merupakan ujung paling jauh dari pantai barat Pulau Pelileu," ujar Steve Ballinger, direktur operasi dari lembaga swadaya masyarakat Cleared Ground Demining.

"Di lokasi itu ditemukan sebuah senjata antitank dalam sebuah bungker beton. Pasukan AS butuh beberapa hari untuk merebut lokasi itu."

"Sepengetahuan saya, jenazah yang ditemukan di lokasi itu ialah komandan dan sejumlah anak buahnya yang bertanggung jawab mengo perasikan senjata itu. Sejumlah prajurit AS juga tewas di lokasi tersebut.

Ballinger yang memimpin tim di Palau untuk membersihkan sisa persenjataan Perang Dunia II selama enam tahun terakhir menambahkan bahwa keenam jenazah itu akan dipulangkan ke Jepang.

Gua itu telah ditutup kembali, tapi sejumlah gua lain akan dibuka lagi.

Sementara itu, Presiden Palau Tommy Remengesau mengungkapkan kegembiraannya atas rencana kedatangan Kaisar Akihito dan permaisurinya, Michiko.

"Kami merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kesempatan bersejarah untuk menyambut kedatangan kaisar dan garwa padmi Jepang itu," ujar dia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya