Pidato Tahun Baru Terakhir Kaisar Akihito Disambut Antusias

(AFP/I-1)
03/1/2019 06:40
Pidato Tahun Baru Terakhir Kaisar Akihito Disambut Antusias
( (Photo by JIJI PRESS / JIJI PRESS / AFP))

SUASANA haru mewarnai pidato Tahun Baru terakhir Kaisar Jepang Akihito sebelum turun takhta tahun ini. Dalam pidatonya di hadapan ribuan orang, Akihito berdoa untuk perdamaian.

Istana Kekaisaran Jepang mengatakan lebih dari 114.600 orang mendatangi kediaman resmi kaisar pada Rabu (2/1), kantor berita AFP melaporkan. Jumlah itu masih bertambah karena warga masih berdatangan untuk melihat kaisar berusia 85 tahun itu memberikan tradisi pidato tahunan.

Akihito akan menjadi Kaisar pertama Jepang yang turun takhta dalam dua abad pada saat dia mengakhiri secara resmi kekuasaan selama tiga dasawarsa pada 30 April nanti.

"Selamat Tahun Baru. Saya dengan tulus merasa senang merayakan tahun baru bersama Anda di bawah langit yang cerah," kata Akihito kepada kerumunan massa yang melambaikan bendera Jepang dan meneriakkan "Banzai!" yang artinya 'panjang umur'.

"Saya berharap tahun ini akan menjadi tahun yang baik bagi sebanyak mungkin orang," kata Akihito yang bertutur kata lembut. Akihito, yang mengenakan setelan jas warna gelap, didampingi Permaisuri Michiko.

"Saya berdoa untuk perdamaian dan kebahagiaan warga kita dan dunia," katanya.

Dalam pidato tahunan hari ini, Akihito diharapkan tampil sebanyak lima kali untuk berpidato di hadapan sebanyak mungkin warga Jepang.

Seorang perempuan di barisan depan meneteskan air mata saat dia melihat ke arah balkon. "Saya datang kemari bersama ibu saya untuk menyimpan kemunculan terakhirnya sebagai kaisar dalam ingatan kami," kata Yume Nishimura, seorang mahasiswi, saat dia mengantre untuk masuk ke istana.

"Saya ingin menyampaikan kepadanya bahwa kami menghargai kerja kerasnya untuk negara," kata Nishimura.

Kazuo Iwasaki, pensiunan berusia 68 tahun, mengatakan, "Saya berharap dia (Akihito) bisa menghabiskan tahun-tahun setelah pensiun dalam kondisi sehat dan santai bersama Permaisuri Michiko."

Putra Mahkota Naruhito akan naik Takhta Bunga Seruni sehari setelah ayahnya turun takhta dan melanjutkan kekuasaan keluarga kerajaan tertua di dunia.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya