Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un, kemarin, mengatakan ia berharap melanjutkan KTT nuklir dengan Presiden Donald Trump pada 2019, tetapi juga memperingatkan Amerika agar tidak menguji kesabaran rakyat Korea Utara dengan sanksi dan tekanan.
Dalam pidato Tahun Baru yang disiarkan televisi, Kim mengaku siap bertemu Trump kapan saja untuk membuahkan hasil yang disambut baik masyarakat internasional. Namun, ia mengatakan, ”Korea Utara akan terpaksa mengambil jalan yang berbeda jika Amerika terus melanggar janji dan salah menilai kesabaran kami dengan secara sepihak menuntut hal-hal tertentu dan menerapkan sanksi dan tekanan.”
Kim juga mengatakan Amerika seharusnya tetap menghentikan latihan militer bersama Korea Selatan dan tidak mengerahkan aset militer strategis ke Korea Selatan.
Ia juga membuat seruan nasionalis, mendesak kerja sama antar-Korea yang lebih kuat, dan mengatakan Korea Utara siap melanjutkan operasi di pabrik yang dikelola bersama di kota perbatasan Korea Utara, Kaesong, dan memulai kembali tur orang-orang Korea Selatan ke resor Gunung Diamond di Korea Utara. Semua itu tidak mungkin bagi Korea Selatan kecuali bila sanksi dicabut.
Washington berusaha untuk mempertahankan tindakan terhadap Korea Utara sampai denuklirisasi finalnya yang sepenuhnya diverifikasi. ”Pidato Kim mengungkapkan kekesalannya dengan kurangnya kemajuan dalam perundingan sejauh ini,” kata mantan Menteri Unifikasi Korea Selatan Kim Hyung-seok.
Pemimpin Korea Utara jelas memiliki harapan bahwa AS akan mengambil langkah-langkah tertentu setelah Korea Utara meledakkan situs uji coba nuklir dan mengambil langkah-langkah lain. Namun, tidak satu pun dari hal itu terwujud. ”Dia dihadapkan dengan tugas mendesak ini untuk meningkatkan ekonomi sosialisnya yang tidak mungkin dicapai tanpa mencabut sanksi,” ujarnya.
Berbeda sekali dengan pidato Kim pada 1 Januari 2018, ketika ia memerintahkan produksi massal hulu ledak nuklir dan rudal balistik, Kim mengatakan Korea Utara telah menyatakan mereka tidak akan lagi memproduksi, menguji, menggunakan, atau menyebarkan arsenal nuklir, dan menyeru AS untuk ambil tindakan yang sesuai.
Tahun pemulihan hubungan
Dalam pidato Tahun Baru, terdapat sebuah momen unik ketika AFP melaporkan jam di meja menunjukkan di atas pukul 00.00. Namun, selama pidato, gambar jam itu diburamkan dan di penghujung pidato menunjukkan ke pukul 01.00.
Pidato Tahun Baru pemimpin ialah momen penting dalam kalender politik Korea Utara, meninjau masa lalu dan menetapkan tujuan untuk masa depan.
Dalam pidato tahun lalu Kim memperingatkan ’tombol nuklir ada di meja kantor saya sepanjang waktu’, tetapi juga menawarkan untuk mengirim tim ke Olimpiade Musim Dingin yang akan datang di Selatan.
Korea Selatan bereaksi positif terhadap pidato Kim, yang datang setelah Seoul dan Pyongyang telah melakukan beberapa inisiatif rekonsiliasi dalam beberapa bulan terakhir.
Itu termasuk proyek-proyek untuk meningkatkan infrastruktur kereta api kuno Korea Utara dan menghubungkannya kembali dengan Korea Selatan. ”Kami menyambut penegasan kembali Kim ... untuk denuklirisasi lengkap dan perdamaian permanen di Semenanjung Korea serta peningkatan hubungan Utara-Selatan,” kata Kementerian Unifikasi Seoul dalam sebuah pernyataan.
Pidato Kim berfokus pada ekonomi Korut yang hampir mati, mengatakan meningkatkan kehidupan masyarakat ialah prioritas utamanya dan mengatasi kekurangan energi ialah tugas yang mendesak. (AFP/South China Morning Post/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved