Siswa Tiongkok Mulai Gunakan Seragam Pintar

(ABC/I-1)
30/12/2018 11:45
Siswa Tiongkok Mulai Gunakan Seragam Pintar
(Anthony WALLACE/AFP)

SEKOLAH di Tiongkok mulai memberlakukan seragam pintar dengan cip komputer untuk memantau pergerakan siswa dan mencegah mereka dari bolos kelas.

Sebelas sekolah di provinsi barat daya Guizhou telah memberlakukan seragam yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi lokal Guizhou Guanyu Technology. Ketika siswa memasuki sekolah, waktu dan tanggal direkam bersama dengan video pendek yang dapat diakses orangtua melalui aplikasi seluler.

Melewati kelas memicu alarm untuk memberi tahu guru dan orangtua tentang pembolosan, sementara alarm suara otomatis diaktifkan jika siswa keluar dari sekolah tanpa izin.

Sistem GPS melacak pergerakan siswa bahkan di luar halaman sekolah. Kedua cip--yang dimasukkan ke bahu masing-masing seragam--itu bisa bertahan hingga 500 kali pencucian dan suhu 150 derajat Celcius.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing telah secara teratur menyerukan semua sekolah untuk mengembangkan 'kampus pintar' dalam upaya mendorong digitalisasi pendidikan.

Terlepas dari semua manfaat yang diklaim oleh perusahaan itu, seragam itu memicu reaksi di media sosial. "Jika Anda seorang anak, apakah Anda ingin dipantau 24 jam sehari?" tanya seorang pengguna Weibo.

Namun, blogger Yi Zhi Sirius membela seragam baru itu, dengan mengatakan, "Seragam itu berguna ketika menyangkut pencarian siswa yang hilang."
Lin Zongwu, kepala Sekolah SD Renhuai 11 di Guizhou, mengatakan sekolah memiliki kemampuan untuk melacak siswa setiap saat.

"Kami memilih untuk tidak memeriksa lokasi akurat dari siswa setelah sekolah usai. Namun, ketika siswa menghilang dan bolos, seragam ini bisa melacak mereka," ujar Lin, seraya menambahkan bahwa tingkat kehadiran siswa meningkat sejak seragam pintar ini diberlakukan.

Perusahaan Guanyu Technology menanggapi kritik dengan mengatakan, "Perusahaan itu menghormati dan melindungi hak asasi manusia."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya