Bebaskan Wakil PM Thailand, NACC Tuai Kecaman

(BangkokPost/I-1)
29/12/2018 07:40
Bebaskan Wakil PM Thailand, NACC Tuai Kecaman
(Menteri Thailand Prawit dan jam tangan mewah (Foto: Facebook/ @CSI LA))

KOMISI Anti-Korupsi Nasional (NACC) Thailand mendapat banyak sorotan setelah membabaskan Wakil Perdana Menteri Prawit Wongsuwon dari kesalahan dalam kasus skandal jam tangan mewah.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Kamis sore, Sekretaris Jenderal NACC Worawit Sookboon mengatakan komisi memutuskan 5: 3 tidak ada alasan untuk menuduh bahwa wakil perdana menteri bersalah karena tidak memasukkan 22 jam tangan dan cincin mewah dalam daftar kekayaannya.

Penyelidikan diluncurkan ketika Prawit mengenakan platinum Richard Mille RM 029 senilai sekitar 2,5 juta baht, dan cincin berlian di acara Gedung Pemerintah pada 4 Desember 2017.

Sekretaris Jenderal Organisasi Anti-Korupsi Thailand, Mana Nimitmongkol, mengatakan NACC dinilai gagal menunjukkan transparansi dalam menyelidiki kasus jam tangan ini.

Dia mempertanyakan pro-ses investigasi dan kesimpulan dari NACC. Ia ingin melihat laporan vonis individual dari lima anggota NACC yang membersihkan Jenderal Prawit dari kesalahan, dan tiga anggota yang hanya mengatakan tidak ada cukup bukti.

Putusan itu juga dikecam oleh aktivis hak asasi Thicha Nanakorn yang menuntut pengunduran diri Jenderal Prawit setelah skandal itu pecah dan meningkatkan seruan kepada NACC untuk mempercepat penyelidikan yang telah lama tertunda.

"Tindakan tidak bermoral dari NACC dan pemegang jabatan politik ini akan turun dalam sejarah. Ini mungkin terlihat seperti win-win, tetapi ini adalah kekalahan," tulisnya di Facebook setelah keputusan dibuat.

Mantan anggota Dewan Reformasi Nasional yang sekarang dibubarkan juga meluncurkan kampanye online di mana 81.000 orang menandatangani petisi yang meminta Jenderal Prawit untuk berhenti.

Pada pukul 8.40 malam waktu setempat pada hari Kamis (27/12), ada 435 komentar di Facebook CSI LA, halaman yang mengumpulkan gambar-gambar dari jam tangan mewah yang berbeda yang dikenakan oleh Jenderal Prawit.

Sebagian besar komentar mengkritik NACC atau Jenderal Prawit.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya