Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Arab Saudi Salman telah melakukan perombakan kabinet besar-besaran. Perombakan juga termasuk perubahan pada jabatan-jabatan kunci keamanan nasional. Salah satunya dengan mengangkat mantan Menteri Keuangan Ibrahim al-Assaf sebagai menteri luar negeri yang baru menggantikan Adel al-Jubeir.
Perombakan muncul setelah pemerintah Saudi menghadapi tekanan bertubi-tubi dari masyarakat internasional terkait pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Oktober.
Selain Ibrahim al-Assaf, Raja juga mengangkat Pangeran Abdullah bin Bandar bin Abdulaziz untuk menggantikan Pangeran Miteb bin Abdullah sebagai Kepala Garda Nasional. Raja Salman pun memerintahkan agar Dewan Politik dan Keamanan Arab Saudi dirombak.
Jenderal Kalid bin Qirar al-Harbi ditunjuk sebagai kepala keamanan umum, sementara Musaed al-Aiban diangkat sebagai penasihat keamanan nasional.
Perombakan akan membantu Pangeran Mahkota mengonsolidasikan kekuatan karena banyak dari mereka yang dipromosikan ialah 'sekutu kuncinya', demikian tweeted Ali Shihabi, kepala think tank pro-Saudi The Arabia Foundation.
Dalam perubahan lain, Turki al-Shabanah, seorang eksekutif di penyiar Rotana, diangkat sebagai menteri informasi baru, menggantikan Awwad al-Awwad, yang ditunjuk sebagai penasihat di pengadilan kerajaan.
Turki al-Sheikh, seorang pembantu dekat Putra Mahkota, dicopot sebagai kepala komisi olahraga kerajaan dan ditunjuk sebagai kepala otoritas hiburan, sementara Ahmed al-Khatib ditunjuk sebagai kepala otoritas pariwisata.
Raja juga memerintahkan pembentukan badan antariksa nasional yang dipimpin oleh salah satu putranya, Pangeran Sultan bin Salman, seorang mantan astronaut.
Kementerian Energi, Ekonomi, dan Keuangan dibiarkan tidak tersentuh bahkan ketika negara-petro menghadapi penurunan tajam dalam harga minyak mentah yang telah menghasilkan ketidakpastian baru atas program reformasi Visi 2030 Pangeran Mohammed untuk era pascaminyak.
Perbaiki citra
Perombakan terjadi ketika Arab Saudi berupaya memperbaiki citra yang tercoreng setelah pembunuhan Khashoggi, yang secara luas dipandang sebagai krisis diplomatik terburuk sejak serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat, yakni sebagian besar pembajak diidentifikasi sebagai warga negara Saudi.
"Anda tidak dapat menghapus Khashoggi dari perkembangan apa pun meskipun perombakan pemerintah merupakan kebiasaan setiap empat tahun," kata Mohammed Alyahya, seorang rekan senior di Pusat Penelitian Teluk.
"Ada upaya untuk menyeimbangkan langkah cepat reformasi dengan memperkuat prosedur dan institusi pemerintah," papar Alyahya.
Arab Saudi pekan lalu mengatakan pihaknya menciptakan badan pemerintah untuk meningkatkan pengawasan operasi intelijennya setelah pembunuhan itu.
Kerajaan itu mengatakan Khashoggi terbunuh di dalam konsulatnya di Istanbul dalam 'operasi jahat' yang dipimpin oleh agen-agen Saudi, tetapi CIA dilaporkan menyimpulkan bahwa Pangeran Mohammad memerintahkan pembunuhannya. (AFP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved