Tiongkok-AS Segera Negosiasi Perdagangan

(Channelnewsasia/Tes/I-1)
28/12/2018 07:00
Tiongkok-AS Segera Negosiasi Perdagangan
( AFP PHOTO / GREG BAKER)

TIONGKOK dan Amerika Serikat (AS) telah merencanakan konsultasi tatap muka terkait perdagangan pada Januari 2019. Hal itu diungkapkan Kementerian Perdagangan Tiongkok di tengah upaya menyelesaikan konflik perdagangan bilateral dalam beberapa bulan terakhir.

Juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, Gao Feng, menyatakan konsultasi melalui sambungan telepon masih berjalan intensif sementara ini. Dia menambahkan pembicaraan terus bergerak maju meski diwarnai masa liburan Natal di AS.

"Walaupun pihak AS berada dalam masa liburan Natal, tim ekonomi dan perdagangan antara kedua negara tetap berkomunasi dengan erat. Konsultasi berjalan sesuai jadwal," jelas Gao saat ditanyai pewarta mengenai kemajuan negosiasi perdagangan.

Akan tetapi, Gao enggan berkomentar mengenai laporan media yang menyebut rencana kunjungan delegasi perdagangan AS ke Tiongkok pada 7 Januari 2019. "Kedua belah pihak sudah mengatur secara khusus untuk konsultasi tatap muka pada Januari, di samping terus melanjutkan konsultasi telepon intensif," imbuhnya tanpa menjelaskan lebih detail.

Pejabat pemerintahan AS dan Tiongkok melakukan pembicaraan melalui telepon dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pertemuan bulan depan akan menjadi pembicaraan tatap muka pertama sejak pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Buenos Aires, Argentina.

Trump dan Xi sepakat menghentikan pemberlakuan tarif sementara waktu. Perang tarif selama ini telah menghambat aliran ratusan miliar dolar komoditas antara kedua negara. Selain itu, kedua pemimpin negara juga sepakat memulai pembicaraan baru dengan catatan AS menunda rencana kenaikan tarif periode Januari-Maret 2019.

Sebagai tanggapan, Tiongkok mulai mengimpor kembali kedelai asal AS setelah berhenti selama enam bulan. Kendati demikian, tarif yang cukup lumayan untuk kargo AS tetap diberlakukaan. Pun Tiongkok akan menangguhkan pengenaan tarif tambahan untuk kendaraan dan suku cadang buatan AS selama tiga bulan per 1 Januari 2019. Langkah itu diharapkan mempercepat negosiasi perdagangan antara kedua negara, sekaligus menghapus tarif tambahan pada setiap komoditas.

Tim perdagangan AS menyambangi Tiongkok pada awal Januari. Hal itu dilaporkan Bloomberg yang mengutip sumber pemerintah AS. Reuters juga memberitakan pertemuan pejabat kedua negara pada awal Januari.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya