Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK akan memangkas pajak impor terhadap lebih dari 700 komoditas per 1 Januari. Kebijakan itu bertujuan mendorong perekonomian nasional, serta menurunkan beban biaya yang ditanggung konsumen domestik.
Kementerian Keuangan Tiongkok mengungkapkan selain pemangkasan pajak impor, pemerintah juga memotong beberapa tarif ekspor. Beberapa komoditas akan dikenai pajak impor sementara sebesar 0%. Adapun tarif sementara dapat diubah secara ad hoc, dan bisa lebih rendah dari standar negara yang paling disukai (Most-Favoured Nations), meskipun terdapat ketentuan berdasarkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Baca juga: Shinzo Abe Telepon Jokowi, Berduka untuk Korban Tsunami
Pemotongan tarif kali ini merupakan putaran ketiga yang diumumkan sepanjang 2018. Sebab, Tiongkok berupaya memangkas biaya yang ditanggung konsumen, berikut mengimplementasikan komitmen Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk membuka perekonomian domestik.
Kinerja ekspor Amerika Serikat (AS) akan memperoleh manfaat dari kebijakan pengurangan tarif. Kendati demikian, sebagian besar komoditas AS masih dikenai tarif pembalasan oleh Tiongkok, sampai adanya terobosan dalam negosiasi yang tengah berlangsung.
Mengingat terdapat pemberlakuan tarif terhadap kedelai AS yang menghambat pasokan utama untuk pakan ternak, Tiongkok pun akan menerapkan tarif 0% pada berbagai komoditas makanan impor, termasuk bunga matahari dan kanola.
Selain itu, beberapa komoditas untuk pembuatan farmasi juga akan dikenai tarif 0%. Sedangkan, tarif pajak impor untuk teknologi tinggi ditetapkan lebih rendah. Misalnya, tarif sebesar 1% untuk impor generator pesawat terbang, kemudian pengenaan tarif sebesar 5% terhadap mesin impor yang digunakan dalam alur perakitan mobil.
Lebih lanjut, Kementerian Keuangan Tiongkok menjelaskan tarif yang mengacu MFN akan dipangkas lebih tinggi, khususnya untuk berbagai impor teknologi informasi per 1 Juli 2019. Di antaranya mesin diagnosis medis, pengeras suara dan mesin cetak. Tiongkok juga akan memotong tarif ekspor atas 94 jenis komoditas, termasuk pupuk, bijih besi, bubur kayu dan batubara. Adapun pemberlakuan tarif ekspor saat ini mencapi 40%.
Ketentuan impor dari negara-negara yang telah mencapai pakta perdagangan Tiongkok, akan dikenakan tarif yang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Kesepakatan bilateral Tiongkok dengan Selandia Baru, Peru, Swiss, Islandia, Korea Selatan dan Australia, sudah mencakup perjanjian untuk menurunkan tarif lebih lanjut pada 2019. Hal ini menyerupai Perjanjian Perdagangan Asia-Pasifik. Di samping itu, impor dari Hong Kong dan Macau juga akan menikmati tarif pajak yang lebih rendah.(Southchinamorningpost/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved