Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN ternama yang berbasis di Amerika Serikat, Goldman Sachs, menuding rezim Pemerintahan Malaysia terdahulu dan perusahaan pelat merah negara itu, 1Malaysia Development Berhad (1MDB), telah berbohong kepada mereka.
Goldman menyampaikan hal itu, kemarin, setelah Kuala Lumpur menuduh raksasa di pasar keuangan Wall Street tersebut terkait dalam megaskandal keuangan di Malaysia. Sebelumnya, Jaksa Agung Malaysia, pada Senin (17/11), mengajukan tuntutan pidana terhadap bank yang berpusat di AS itu dan dua mantan karyawan mereka atas dugaan penjarahan dana 1MDB.
Miliaran dolar dana 1 MDB diduga telah dicuri dan digunakan untuk membeli berbagai barang mewah, seperti yacht dan karya seni. Hal itu, menurut Malaysia, merupakan aksi penipuan paling berani yang melibatkan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Sejauh ini, Goldman telah ditanyai seputar peran mereka sebagai bank yang membantu 1MDB meningkatkan dana sebesar US$6,5 miliar melalui serangkaian obligasi. Dalam tuduhan yang dilontarkan Malaysia, disebutkan anak perusahaan bank tersebut dan dua mantan bankir, bekerja sama dengan para pemodal gelap.
Mereka kemudian menyalahgunakan dana senilai US$2,7 miliar, menyuap sejumlah pejabat, dan memberikan pernyataan palsu ketika mereka membantu 1MDB menyalahgunakan uang tersebut, tapi Goldman membantah hal tersebut.
Goldman mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa beberapa anggota dari pemerintahan Malaysia terdahulu dan 1MDB telah berbohong kepada mereka tentang penggunaan hasil dari transaksi-transaksi yang disebutkan.
"1MDB melalui CEO dan direksi mereka melapor secara langsung kepada perdana menteri pada saat itu, juga memberikan jaminan tertulis kepada Goldman Sachs untuk setiap transaksi yang tidak melibatkan perantara," tulis Goldman.
Sementara itu, pemodal Malaysia, Low Taek Jho, diduga sebagai dalang atas upaya penipuan karena memiliki pengaruh besar di 1MDB. Seperti diketahui, dia kini telah dijatuhi dakwaan berlapis tapi berkukuh mengaku tidak bersalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved