Menlu AS Desak Tiongkok Bebaskan Warga Kanada

Denny Parsaulian Sinaga
15/12/2018 10:18
Menlu AS Desak Tiongkok Bebaskan Warga Kanada
(AFP)

MENTERI Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Jumat (14/12) mengatakan Tiongkok harus membebaskan dua warga Kanada yang ditahan pekan ini.

Komentar Pompeo merupakan yang pertama dari pejabat senior AS tentang penangkapan yang Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau katakan dapat meningkatkan konflik perdagangan yang berkembang antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

"Penahanan tidak sah terhadap dua warga Kanada tidak dapat diterima," kata Pompeo kepada wartawan setelah bertemu Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland. "Mereka harus dikembalikan. Kami meminta semua negara di dunia untuk memperlakukan warga negara lain dengan baik."

Pejabat Kanada diberi akses konsuler pada Jumat untuk salah satu dari dua tahanan di Tiongkok dan masih berusaha menghubungi yang kedua.

Tiongkok menahan dua pengusaha Michael Spavor dan Michael Kovrig, penasihat dari International Crisis Group dan mantan diplomat setelah polisi Kanada menangkap kepala keuangan Huawei Technologies Co Ltd, Meng Wanzhou, pada 1 Desember.

Jaksa AS menuduh Meng menyesatkan bank-bank multinasional tentang transaksi terkait Iran dan menempatkan bank berisiko melanggar sanksi AS. Meng, yang merupakan putri pendiri Huawei, mengatakan dia tidak bersalah.

Berpotensi memperumit kasus ini, Presiden Donald Trump membuat komentar pekan ini bahwa para ahli hukum mungkin telah merongrong basis AS untuk ekstradisi.

Freeland, bertanya tentang pernyataan itu. "Kami semua setuju bahwa hal terpenting yang dapat kami lakukan adalah menegakkan supremasi hukum, memastikan bahwa hak Meng untuk proses hukum dihormati dan proses peradilan saat ini di Kanada tetap tidak terkait politik."

Trudeau mengatakan bahwa penahanan Tiongkok terhadap dua orang itu tidak dapat diterima.

Tiongkok menolak komentar Trudeau bahwa pemerintah tidak dapat mengintervensi peradilan. Meng dibebaskan dengan jaminan minggu ini tetapi harus tetap di Kanada.

"Ini adalah salah satu situasi yang Anda hadapi ketika dua ekonomi terbesar di dunia, Tiongkok dan Amerika Serikat, mulai berkelahi satu sama lain," kata Trudeau kepada City TV di Toronto.

"Perang perdagangan yang meningkat di antara mereka akan menghasilkan segala macam konsekuensi yang tidak diinginkan di Kanada, berpotensi di seluruh ekonomi global. Kami sangat khawatir tentang itu," katanya.

Lu Shaye, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada, pada Jumat mengatakan pada konferensi universitas bahwa prospek hubungan bisnis yang lebih dalam sangat baik meskipun terjadi perselisihan. Dia menolak berkomentar ketika ditekan oleh wartawan tentang pernyataan Trudeau. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya