Mantan Pengacara Trump Divonis 3 Tahun

(AFP/Yan/I-1)
14/12/2018 05:00
Mantan Pengacara Trump Divonis 3 Tahun
((Photo by TIMOTHY A. CLARY / AFP))

MANTAN pengacara Donald Trump, Michael Cohen, meminta maaf pada Rabu (12/12) karena menutupi perbuatan kotor mantan bosnya saat ia dijatuhi hukuman tiga tahun karena berbagai kejahatan, termasuk pembayaran uang rahasia yang melibatkan Presiden AS.

Saat memohon keringanan di ruang sidang Manhattan yang penuh sesak di hadapan hakim Pengadilan Distrik AS William H Pauley III, Cohen mengatakan ia telah disesatkan kekaguman yang salah kepada Trump.

Seorang Cohen yang emosional, 52, 'fixer' lama Trump, mengatakan kepada pengadilan bahwa dia menerima tanggung jawab atas kejahatan pribadinya dan yang melibatkan Presiden Amerika Serikat.

Pengacara Cohen meminta tidak ada hukuman penjara setelah kliennya mengakui dakwaan yang diajukan jaksa federal di New York atas penggelapan pajak, memberikan pernyataan palsu kepada bank, dan sumbangan kampanye ilegal.

Cohen mengaku bersalah karena membuat pernyataan palsu kepada Kongres. Itu tuduhan yang berasal dari penyelidik istimewa Robert Mueller mengenai apakah kampanye Trump untuk Pilpres 2016 bersekongkol dengan Rusia untuk membuatnya terpilih.

Hakim Pauley mengatakan Cohen sebagai pengacara seharusnya tahu lebih baik dan menghukumnya tiga tahun di penjara federal, memerintahkan dia untuk ditahan pada 6 Maret.

Dia juga harus membayar denda dan restitusi sebesar US$2 juta. "Setiap kejahatan yang berdiri sendiri memberikan hukuman yang cukup besar," kata Pauley. Ia menambahkan, Cohen dimotivasi keserakahan dan ambisi pribadi.

Sebelum menerima hukuman, Cohen berpidato di pengadilan, mengatakan itu ialah pengabdiannya kepada Trump yang menyebabkan dia memilih jalan kegelapan. "Hari ini ialah hari saya mendapatkan kebebasan saya kembali," katanya.

"Saya telah tinggal di penjara pribadi dan mental sejak hari ketika saya menerima tawaran untuk bekerja untuk seorang maestro realestat yang ketajaman bisnisnya sangat saya kagumi," kata Cohen.

"Sekarang saya menyadari sedikit yang bisa dikagumi," tandasnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya