Tangani Ujaran Kebencian, Indonesia Diminta Belajar dari Jepang

Cahya Mulyana
09/12/2018 20:20
Tangani Ujaran Kebencian, Indonesia Diminta Belajar dari Jepang
(ANTARA FOTO/OJT/Benardy Ferdiansyah)

DIREKTUR Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Bachtiar Alam mengatakan Indonesia patut mengambil pelajaran dari Jepang dalam mengatasi ujaran kebencian. Negeri sakura itu mampu meredam salah satu penyakit yang mengancam keberagaman itu melalui sanksi tegas.

"Demokrasi harus dibela bersama dan tantangan seperti ujaran kebencian yang tidak boleh dilindungi atas dasar kebebasan bersuara," ujarnya pada diskusi perayaan 60 tahun kerja sama Indonesia-Jepang di The Darmawangsa Hotel, Jakarta. Minggu (9/12).

Baca juga: Jusman: Orang Indonesia Bertalenta, Tinggal Diasah

Menurut dia, Jepang telah berhasil melalui persoalan ujaran kebencian yang terjadi berkaitan dengan ketegangan dengan negara tetangga, Korea. Isu ras dan hal sensitif lain mencuat dan memperkeruh hubungan bilateral.

Pemerintah Jepang tidak tinggal diam dengan membentuk undang-undang yang membatasi penggunaan isu rasial dan sanksi bagi pelanggar sangat berat. Kemudian itu didukung dengan peraturan daerah di seluruh wilayah Jepang yakni pelaku ujaran kebencian dilarang menggunakan fasilitas umum.

"Meskipun Jepang tidak dikenal beragam etnis namun sempat menghadapi persoalan tersebut. Di Indonesia juga sedang menghadapi ujaran kebencian apalagi menjelang pemilu dan perlu mengambil pelajaran dari Jepang cara penuntasannya," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya