Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA targetkan finalisasi rulebook yang bisa diimplementasikan negara dengan kondisinya sesuai komitmen yang tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) masing-masing negara dalam COP 24 di Katowice, Polandia.
Demikian disampaikan Penasihat Senior Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Perubahan Iklim sekaligus Nation Focal Point Indonesia Dr Nur Masripatin di Paviliun Indonesia di Katowice pada Selasa (4/12).
"Kita perjuangkan agar dalam rulebook tidak ada yang merugikan kepentingan Indonesia. Sebagai anggota komunitas internasional kita coba beri solusi bagi persoalan global. Negoisasi kan ada take and give, itu yang kita perankan," jelas Nur.
Paris Agreement memerlukan Katowice rulebook-demikan nama dari Presiden COP 24 Michal Kurtyka- sebagai guidance agar dapat dilaksanakan tepat waktu. Periode pertama pelaksanaan komitmen Paris Agreement adalah 2020-2030.
"Isu utama harus disetujui di sini agar kita bisa langsung bergerak dengan kecepatan penuh," ujar Nur.
Meskipun begitu, ia tak menampik ada kemungkinan pembahasan beberapa poin dalam rulebook dilanjutkan setelah COP 24 ini.
Nur menambahkan balance package of rulebook memuat mitigasi, adaptasi, dan langkah implemantasi yang terdiri atas tiga hal yakni pembiayaan, teknologi dan capacity building bagi negara berkembang
Fokus Paris Agreement adalah penurunan emisi dan pembangunan kapasitas adaptasi dan resiliensi dampak perubahan iklim. Indonesia tak ketinggalan berpartisipasi setelah meratifikasi Paris Agreement. Indonesia sudah mengelaborasi dan menyampaikan dokumen NDC pada 2016.
"Kita juga membuat strategi implementasi serta berkolaborasi dengan lima sektor yaitu kehutanan, energi, pertanian, limbah, dan industri. Target tiga area resiliensi yaitu ekonomi, sosial dan kemasyarakatan, serta ekosistem dan lanskap," imbuhnya.
Saat ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebagai penanggung jawab di bidang perubahan iklim dan NFP untuk perubahan iklim telah menyusun roadmap hingga 2030. Diharapkan, pada 2050 Indonesia berhasil secara bertahap beralih ke pembangunan yang rendah emisi dan berketahanan iklim. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved