Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH insiden menggemparkan dunia kedirgantaraan Australia. Petugas keamanan udara mengungkapkan sebuah pesawat kecil melampaui tujuan utamanya, hingga 50 kilometer (km).
Ternyata, sang pilot yang menjadi satu-satunya orang di dalam pesawat, ketiduran. Pesawat kargo tersebut berangkat dari Devonport dengan tujuan King Island di Tasmania. Insiden yang diklasifikasikan sebagai kasus "ketidakberdayaan", tengah diselidiki Biro Kemanan Transportasi Australia (ATSB).
Baca juga: TKI Lumpuh di Taiwan segera Dipulangkan
Sejauh ini, petugas belum bisa menjelaskan lebih rinci bagaimana sang pilot terbangun, sebelum mendaratkan pesawat dengan selamat. Pesawat seri Piper PA-31, yang dioperasikan Vortex Air, dijadwalkan mendarat pada pukul 07.15 waktu setempat, setelah menempuh jarak 240 km.
"Selama penerbangan, pilot pesawat ini tertidur, sehingga pendaratan melampaui target pendaratan, yakni sekitar 46 km dari King Island," bunyi pernyataan resmi ATSB.
Pengamat penerbangan Neil Hansford mengatakan Australia sebenarnya memiliki aturan ketat terkait faktor kelelahan pilot. "Tidak ada aturan di dunia ini bahwa seorang pilot harus tetap terbang meski dalam keadaan lelah," ucap Hansford kepada Australian Broadcasting Corporation.
Dalam situs resminya, Vortex Air menjelaskan korporasi menyediakan layanan penerbangan sewa untuk kelompok, perusahaan maupun wisatawan di seluruh Australia. ASTB menyatakan segera menginterograsi sang pilot, serta meninjau kembali prosedur operasi sebelum merilis laporan tahun depan.
Sebelumnya, sekitar tahun lalu, lima orang tewas dalam sebuah insiden kecelakan pesawat menuju King Island. Pesawat terjatuh setelah beberapa saat lepas landas dari Melbourne.(BBC/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved