AS Sebut Laut China Selatan Milik Internasional

(Ant/I-2)
17/11/2018 07:30
AS Sebut Laut China Selatan Milik Internasional
(Yong Teck Lim/various sources/AFP)

WAKIL Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mengatakan Laut China Selatan bukan milik satu negara pun dan AS akan terus berlayar dan terbang di mana pun sesuai dengan hukum internasional.
Pence mengatakan hal itu kemarin dan dipastikan akan membuat gusar Tiongkok, yakni negara yang mengklaim jalur laut strategis itu.

Selama ini, AS telah melakukan serangkaian pelatihan tentang kebebasan berlayar di Laut China Selatan yang saat ini disengketakan oleh beberapa negara. Langkah AS itu membuat marah Beijing dan mengatakan bahwa tindakan AS itu mengancam kedaulatan mereka.

Seperti diketahui, saat ini Tiongkok, Brunei, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Taiwan sama-sama mengklaim Laut China Selatan sebagai wilayah mereka.

Sebagai informasi, perairan itu merupakan jalur pelayaran perdagangan internasional dengan omzet sekitar 3 triliun dolar AS per tahun.

Pence, Kamis (15/11), mengatakan kepada para pemimpin negara Asia Tenggara bahwa tidak ada tempat bagi ‘kerajaan dan agresi’ di kawasan Indo-Pasifik.

Menurut analis, pernyataan itu bisa dianggap mengacu pada kebangkitan Tiongkok.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya