Dubes Arab Nilai Rizieq Korban bukan Kriminal

(Yan/I-1)
14/11/2018 06:50
Dubes Arab Nilai Rizieq Korban bukan Kriminal
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

RIZIEQ Shihab dipastikan tetap akan berada di Arab Saudi hingga jelang dirinya mengejar gelar S-3 di Malaysia. Kasus bendera hitam di belakang rumahnya bukan masalah besar.

"Berkaitan dengan masalah Rizieq, dia ialah seorang muslim. Rizieq merupakan warga negara Indonesia. Dia mendapat esensi dan perhatian dari pemerintah Indonesia dan juga dari pemerintah arab Saudi," kata Dubes Arab Saudi untuk RI Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, Selasa (13/11), di Kantor PP Muhammadiyah.

Osama tidak membahas lebih jauh soal jaminan Rizieq. Menurut Ketua Bidang Hubungan Kerja Sama Luar Negeri Muhyidin Junaidi, Rizieq tidak dianggap kriminal oleh Saudi.

"Seandainya Rizieq itu orang jahat, pasti sudah dideportasi. Bahkan, beliau (Dubes Osama) tadi berjanji Rizieq akan diizinkan menyelesaikan pendidikan S-3 nya," jelas Junaidim

Menurut Junaidi, Rizieq tidak sedang mendapat masalah. Rizieq dalam keadaan baik karena di sana ada yang menjamin. "Jadi bukan ditangkap. Dia diminta penjelasan soal bendera di belakang rumahnya. Jadi dia itu korban. Dia bukan tertuduh, bukan ditahan. Dia memberikan penjelasan, lengkap," urai Junaidi yang sebelumnya menerima Dubes Osama di Kantor PP Muhammadiyah.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, aparat keamanan meminta keterangan Rizieq Shihab di Mekah. Pemeriksaan tersebut terkait dengan laporan warga negara Saudi yang melihat bendera terpasang di depan rumah Rizieq di Mekah. Seusai pemeriksaan, Rizieq Shihab diizinkan otoritas keamanan Saudi untuk kembali ke rumahnya di Mekah pada Selasa (6/11) malam.

Setelah menjalani pemeriksaan di Kantor Mabahis 'Aamah, Rizieq diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Kota Mekah Selasa (6/11) sekitar pukul 16.00. Sekitar pukul 20.00 WAS, Rizieq dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekah dengan jaminan dan didampingi staf KJRI.

Selama tinggal di Saudi, Rizieq beberapa kali menjadi perhatian karena masalah izin tinggal yang sudah habis dan pemasangan bendera berkalimat tauhid di rumahnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya