Kebakaran Terdahsyat Sepanjang Sejarah

Tesa Oktiana Surbakti
14/11/2018 06:40
Kebakaran Terdahsyat Sepanjang Sejarah
(. (Photo by Josh Edelson / AFP))

WAJAH Kota Paradise di California Utara berubah suram. Kebakaran dahsyat paling mematikan menorehkan sejarah baru di wilayah negara bagian tersebut.

Pada Senin waktu setempat, Kepala Polisi Daerah Butte County, Kory Honea, menyatakan korban tewas sejauh ini mencapai 42 orang. Sementara itu, lebih dari 200 orang dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian, khususnya di area kaki bukit Sierra Nevada, berikut wilayah yang banyak dihuni pensiunan.

Kobaran api menghabisi perbukitan dan lembah di timur Kota Chico. Bencana ini menjadi yang terburuk dalam sejarah kebakaran di California. Tercatat lebih dari 6.475 bangunan hancur, tempat mayoritas hunian warga.

Kebakaran semakin meluas imbas embusan angin kencang. Ribuan hektare dan dataran hijau di California Utara dan California Selatan bahkan terbakar habis. Tidak berhenti sampai di situ, kobaran api menyapu sebuah kota di Sierra Nevada.

Bencana besar

Melalui akun Twitter-nya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebakaran di California sebagai bencana besar. Hal itu akan memudahkan dukungan bantuan dari pemerintah federal.

Kebakaran yang meluluhlantakkan Kota Paradise, setidaknya menghanguskan 45.729 hektare (ha) lahan. Dampak dari Fire Woolsey juga telah menghanguskan 370 struktur bangunan di wilayah barat Los Angeles, tempat 57 ribu struktur lainnya berada di bawah ancaman.

Pun, lautan api menyapu lahan seluas 36.421 ha yang berada di kota tepi pantai, Malibu, maupun Thousand Oaks. Kebakaran lainnya turut melanda Ventura County, yang menghanguskan 80% lahan. Pergerakan Woolsey Fire tidak pilih kasih. Area permukiman elite dekat Malibu, maupun kawasan rumah pensiunan berpenghasilan rendah di Paradise, ikut ludes terbakar. "Rumah kami seperti tidak ada nilainya lagi," tukas James Hana, warga yang tinggal di Paradise sejak 2002.

Paradise menjadi wilayah tempat tinggal favorit bagi penduduk lanjut usia atau pensiunan. Seperempat populasi penduduk Paradise diketahui berada di atas 65 tahun. Adapun 14% dari populasi penduduk berada dalam garis kemiskinan.

Petugas pemadam kebakaran yang terus berjuang melawan api di California, berharap cuaca kondusif selama beberapa hari ke depan. Sayangnya, prakiraan cuaca mengarah pada situasi yang memburuk, khususnya di California Selatan. Layanan cuaca nasional menyatakan California akan menghadapi cuaca yang menstimulus kobaran api. Kelembapan relatif rendah, tidak ada hujan, dan peringatan angin kencang.

Pada Senin pagi, angin kencang berhasil mendorong api yang menyebar cepat ke Simi Valley, hingga menghanguskan 42 hea lahan.

"Bukan hanya kebakaran yang kami khawatirkan, melainkan juga cuaca signifikan yang bisa mendorong perluasan dampak kebakaran," cetus Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Ventura, Mark Lorenzen.

Awal tahun ini, Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran,atau dikenal Cal Fire, menetapkan kerusakan jaringan listrik maupun tiang peralatan milik Pacific Gas and Electric Co, bertanggung jawab atas kebakaran di California Utara pada Oktober 2017.

Pacific Gas and Electric Co, sempat mengalami pemadaman di Butte County sekitar 15 menit sebelum Fire Camp membara. Hal itu berdasarkan laporan yang diterima regulator negara bagian, dengan catatan adanya kerusakan di menara transmisi. (Thestraitstimes/I-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya